Komisi X DPR RI Ajak Masyarakat Jadikan Pelestarian Bahasa Daerah Gerakan Bersama
- 20 Jul 2026 15:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan pelindungan bahasa dan sastra daerah sebagai gerakan bersama demi menjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan arahan secara virtual pada kegiatan Diseminasi Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah: Fasilitasi Kemitraan dengan Komisi X DPR RI yang digelar Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di Hotel Lombok Raya, Sabtu 18 Juli 2026. Kegiatan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai kalangan.
Menurut Lalu Hadrian, Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki kekayaan bahasa daerah berupa Sasak, Samawa, dan Mbojo yang harus terus dijaga keberlangsungannya sebagai bagian dari warisan budaya nasional.
Ia menegaskan bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi rumah kebudayaan, tempat lahirnya pengetahuan, serta pembentuk jati diri bangsa.
"Ketika sebuah bahasa daerah hilang, maka yang sesungguhnya ikut hilang adalah cara pandang, memori kolektif, dan identitas suatu bangsa," ujarnya.
Lalu Hadrian mengingatkan bahwa globalisasi telah menyebabkan jumlah penutur bahasa daerah terus mengalami penurunan. Karena itu, pelestarian bahasa tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, amanat konstitusi telah menegaskan kewajiban negara dalam melindungi bahasa daerah melalui berbagai kebijakan yang dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk melestarikan bahasa daerah melalui film, dokumenter, konten digital, hingga berbagai karya kreatif lainnya.
"Bahasa daerah harus hadir di rumah, di sekolah, di ruang publik, dan ruang-ruang strategis lainnya. Jika bahasa daerah tetap hidup, berarti kita telah menjaga identitas nasional," tuturnya.
Kegiatan diseminasi tersebut merupakan kolaborasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Komisi X DPR RI untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelindungan bahasa dan sastra daerah sebagai bagian dari pembangunan kebudayaan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....