Sekolah Rakyat Kabupaten Kupang Mulai MPLS, 270 Siswa Ikuti Angkatan Kedua
- 14 Jul 2026 18:19 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang resmi memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027, Selasa 14 Juli 2026. Sebanyak 270 siswa angkatan kedua mengikuti proses pendidikan berasrama yang menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat Kementerian Sosial.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, S.Pd., M.Pd., mengatakan Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Seluruh proses penerimaan peserta didik dilakukan melalui verifikasi data yang melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Sosial, Dinas Sosial, pemerintah desa, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar tepat sasaran.
Menurut Felipina, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keakuratan data calon siswa. Karena itu, pemerintah desa dan seluruh pemangku kepentingan diminta terus memperbarui data keluarga penerima manfaat agar bantuan pendidikan benar-benar diterima oleh anak yang membutuhkan.
| Baca juga: Sekolah Rakyat Hadir Putus Rantai Kemiskinan |
"Keakuratan data menjadi hal yang sangat penting karena Sekolah Rakyat memang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem," ucap Felipina, kepada RRI.CO.ID, Selasa 14 Juli 2026.
Ia menjelaskan proses seleksi peserta didik tidak dilakukan seperti penerimaan sekolah pada umumnya, melainkan melalui pendataan dan verifikasi lintas instansi. Menurutnya, proses tersebut membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa.
Felipina juga mengungkapkan masih terdapat tujuh siswa angkatan pertama yang belum memperoleh ijazah dari jenjang pendidikan sebelumnya. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat membantu mempercepat penyelesaian administrasi agar hak pendidikan para siswa tidak terhambat.
Selain dukungan administrasi, pihak sekolah meminta seluruh masyarakat memberikan perhatian dan pendampingan kepada peserta didik selama mengikuti pendidikan berasrama. Ia menilai keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap perkembangan anak-anak.
Felipina menegaskan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kupang. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu cara paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Sebagai bagian dari rangkaian MPLS, seluruh siswa angkatan kedua juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta didik berada dalam kondisi sehat sehingga siap mengikuti proses pendidikan di lingkungan Sekolah Rakyat. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....