Pengertian Ekuitas serta Elemen Ekuitas
- 30 Jun 2026 12:05 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Pengertian ekuitas menurut Financial Accounting Standards Board (FASB) adalah residual antara aktiva perusahaan yang tersisa yang dikurangi dengan utang perusahaan.
Sedangkan PSAK memberikan pengertian ekuitas sebagai selisih antara nilai aset dan liabilitas yang menjadi hak dari pemilik dan tidak digunakan sebagai ukuran nilai jual entitas.
Sedangkan Agustin (2006) mengartikan ekuitas sebagai hak kekuasaan untuk memanfaatkan persediaan barang-barang modal.
Jadi bisa disimpulkan pengertian ekuitas adalah hak milik perusahaan yang diperoleh dari selisih nilai aset dikurangi nilai utang dan bukan menjadi ukuran nilai jual perusahaan.
Selain pengertian di atas, ekuitas juga dapat diartikan sebagai investasi yang ditanamkan pada sebuah perusahaan. Pelaku investasi tersebut dapat dari pihak internal maupun pihak eksternal perusahaan.
Perlu diingat, bahwa nilai modal dapat berkurang lho. Pengurangan tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor misalnya kerugian yang dialami perusahan dan pengambil alihan aset oleh pemegang ekuitas.
Apabila ekuitas Anda bernilai negatif di neraca, itu merupakan alarm bahwa kondisi keuangan bisnis Anda sedang tidak sehat.
Oleh karena itu, Anda harus bijak dalam mengelola modal agar tidak ada gangguan pada finansial perusahaan Anda.
| Baca juga: HarmonyOS 7 Resmi Meluncur |
Agar lebih mudah, mari kita ibaratkan perusahaan Anda sebagai kendaraan dan modal sebagai bahan bakar.
Kendaraan tentu membutuhkan bahan bakar agar bisa bergerak untuk mengantar Anda ke tempat yang Anda inginkan.
Begitu pula dengan modal. Perusahaan Anda tak mungkin bisa berkembang tanpa adanya modal.
Tak lain, modal merupakan pondasi perusahaan Anda sehingga jika pondasinya lemah, perusahaan Anda dengan mudah akan ambruk begitu saja.
Kemudian ada juga yang mengatakan bahwa modal tak melulu berbentuk uang. Yap! Memang benar bentuknya tak hanya berupa uang.
Selain uang, modal bisa pula berupa tenaga, tekad, dan pikiran.
Namun, dari semua bentuk tersebut, modal berbentuk uang atau aset sangat fleksibel untuk mendukung kelancaran bisnis Anda.
Elemen-Elemen Ekuitas
Mengelola modal dengan baik merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas dan kesehatan finansial bisnis Anda.
Itulah mengapa Anda harus memahami apa saja yang menjadi elemen ekuitas.
1. Modal Disetor
Elemen ekuitas yang pertama adalah modal disetor yakni sejumlah uang yang diserahkan oleh pemilik atau pemegang saham kepada perusahaan untuk digunakan sebagai modal pengembangan bisnis.
Ada dua jenis modal disetor yang perlu Anda pahami, yaitu:
- Modal sahan yaitu modal yang berasal dari penjualan nilai total saham.
- Agio dan Disagio. Agio merupakan selisih lebih antara nilai setoran pemegang saham dengan nilai saham. Sedangkan disagio merupakan selisish kurang antara nilai setoran pemegang saham dengan nilai saham.
2. Laba Ditahan
Laba ditahan disebut juga dengan istilah retained earnings yaitu laba yang sengaja disisihkan untuk dijadikan sebagai tambahan modal perusahaan.
Penentuan laba ditahan ini harus disetujui oleh semua pemegang modal melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
3. Modal Penilaian Kembali
Modal penilaian kembali merupakan nilai selisih antara pencatatan buku lama dengan buku baru. Ini bisa terjadi tatkala perusahaan melakukan revaluasi nilai aset mereka.
Misalnya, Anda mempunyai properti tanah dengan nilai ekonomis Rp. 1 Milyar. Pada tahun 2022, Anda ingin melakukan revaluasi aset tersebut dan ternyata tanah Anda sekarang bernilai Rp. 1,5 Milyar.
Selisih harga tanah yang baru dengan harga lama, dapat Anda masukkan ke dalam buku besar untuk meningkatkan ekuitas bisnis Anda.
4. Modal Sumbangan
Seperti namanya, modal ini diperoleh perusahaan dari hasil sumbangan atau hibah tertentu.
Secara otomatis, modal Anda pun akan bertambah tanpa harus mengeluarkan kas.
5. Modal Lain
Modal ini bisa diperoleh dari cadangan perusahaan. Pada umumnya perusahaan mempunyai dana cadangan dari hasil penyisihan keuntungan dalam kurun waktu tertentu.
Perlu diingat, bahwa tidak semua cadangan boleh diakui sebagai modal. Adapun cadangan yang termasuk modal seperti cadangan selisih kurs, cadangan modal kerja, cadangan penyusutan, dan cadangan umum.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....