BGTK NTB dan BNN Perkuat Pencegahan Narkoba Melalui Integrasi Kurikulum Sekolah
- 28 Jun 2026 19:26 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) implementasi Program Aksi Nasional Anti Narkoba. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai bagian dari Gerakan Anak Bersih Narkoba (Ananda Bersinar).
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gedung Inovatif BGTK Provinsi NTB, Kamis 18 Juni 2026, dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dari sektor pendidikan, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta Gerakan Pramuka.
Kepala BGTK Provinsi NTB, Dr. Wirman Kasmayadi, mengatakan satuan pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun karakter peserta didik. Menurutnya, upaya pencegahan narkoba tidak cukup dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga harus diintegrasikan ke dalam proses pendidikan agar peserta didik memiliki pemahaman dan daya tangkal sejak dini.
Ia menilai integrasi materi pencegahan narkoba dalam proses pembelajaran akan membantu membentuk lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi NTB, Brigjen Pol. Marzuki, menegaskan keberhasilan Program Ananda Bersinar bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga hingga masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, edukasi mengenai bahaya narkoba diharapkan dapat menjangkau peserta didik secara lebih luas dan berkelanjutan.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan juga dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka NTB, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB, pimpinan perguruan tinggi, kepala dinas pendidikan kabupaten, kepala sekolah, serta satuan pendidikan yang menjadi proyek percontohan implementasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba.
Melalui kolaborasi tersebut, BGTK Provinsi NTB berharap penguatan karakter peserta didik dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....