SMKN 3 Mataram Perkuat Kolaborasi SMK NTB, Fokus Penguatan Vokasi dan Layanan SPMB
- 04 Jul 2026 17:09 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMKN 3 Mataram menginisiasi kolaborasi bersama sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Kota Mataram serta wilayah perbatasan Lombok Barat untuk memperkuat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kegiatan yang dipusatkan di lokasi layanan SPMB SMK KITA pada Jumat, 3 Juli 2026 tersebut diikuti oleh SMKPPN Mataram, SMKN 1 Labuapi, SMKN 1 Gunungsari, SMKN 2 Gerung, Tim Panitia SPMB SMKN 6 Mataram, serta SMK Muhammadiyah Mataram.
Kolaborasi ini bertujuan memberikan informasi yang lebih komprehensif kepada orang tua dan calon peserta didik sekaligus memperkuat sinergi antar-SMK, khususnya sekolah yang memiliki program keahlian (core) serupa.
Kegiatan melibatkan guru, panitia SPMB dari berbagai sekolah, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Barat. Melalui forum tersebut, para peserta berbagi praktik baik, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, mengatakan pihaknya bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang memilih SMKN 3 Mataram sebagai tempat menempuh pendidikan bagi putra-putri mereka pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Menurut Sulman, kolaborasi menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pelaksanaan SPMB yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah SMK negeri maupun swasta di NTB yang memiliki program keahlian serupa masih membuka kesempatan bagi calon peserta didik untuk melengkapi kuota penerimaan.
"Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama SMK di NTB dalam membangun kolaborasi. Bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan langkah seluruh SMK dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kolaborasi, kami optimistis kualitas pendidikan vokasi di NTB akan semakin maju," ujar Sulman.
Selain menjadi pusat layanan informasi SPMB, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum koordinasi antar-SMK. Berbagai strategi dibahas, mulai dari peningkatan daya saing sekolah vokasi, penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), hingga promosi program keahlian unggulan yang dimiliki masing-masing sekolah.
Sulman berharap masyarakat semakin mudah memperoleh informasi terkait SPMB maupun berbagai pilihan program keahlian di SMK. Menurutnya, akses informasi yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Barat.
Ia menegaskan, semangat kolaborasi menjadi komitmen bersama seluruh SMK di NTB untuk terus meningkatkan mutu pendidikan vokasi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri yang terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....