Kapal Listrik Tenaga Surya BRIN, Solusi Nelayan Lepas dari Solar
- 29 Mei 2026 20:06 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – BRIN mengembangkan kapal listrik berbasis motor dan baterai tenaga surya sebagai alternatif ramah lingkungan. Teknologi ini telah diterapkan di Morotai dan Kepulauan Tanimbar.
Sebagian besar kapal nelayan kecil masih bergantung pada mesin diesel. Biaya bahan bakar minyak (BBM) yang tinggi menjadi beban, apalagi akses solar kerap terbatas di wilayah pesisir.
Periset Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN, Nilam Sari Octaviani, menjelaskan kapal listrik ini menggunakan motor listrik tempel dengan baterai sebagai sumber energi. “Inovasi kapal listrik akan optimal jika didukung ekosistem utuh, mulai dari pengisian daya, perawatan, hingga SOP keselamatan,” ujarnya.
Kapal ini memiliki dua baterai utama dan satu cadangan dengan kemampuan operasi sekitar satu jam per baterai. Cocok untuk nelayan cumi-cumi, budidaya rumput laut, dan penangkapan ikan di perairan dangkal.
Pengisian daya melalui stasiun tenaga surya di darat memakan waktu empat jam. Panel surya juga dapat dipasang di kapal. Sistem swap memungkinkan baterai dibawa pulang sebagai sumber listrik alternatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....