Google Rilis Gemini for Science untuk Bantu Peneliti

  • 20 Mei 2026 13:58 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Google memperkenalkan Gemini for Science dalam ajang tahunan Google I/O 2026 beberapa waktu lalu. Teknologi ini dirancang membantu peneliti mempercepat proses riset dan penemuan ilmiah menggunakan kecerdasan buatan.

Gemini for Science hadir sebagai kumpulan alat eksperimental berbasis AI untuk kebutuhan penelitian modern. Sistem tersebut dapat membantu menyusun hipotesis hingga memahami literatur ilmiah dengan lebih efisien.

Menurut laporan Engadget, salah satu fitur utamanya bernama Hypothesis Generation yang membantu peneliti mencari ide serta teori penelitian baru. Teknologi ini mampu menelusuri jutaan jurnal ilmiah guna menemukan pola dan kemungkinan hubungan tertentu.

Google menyebut hasil yang diberikan sistem tetap dilengkapi referensi ilmiah untuk menjaga tingkat akurasi penelitian. Dengan begitu, peneliti tetap dapat melakukan verifikasi terhadap sumber data yang digunakan oleh sistem.

Fitur lainnya bernama Computational Discovery berfungsi membantu pengujian teori melalui simulasi dan eksperimen digital otomatis. Proses yang biasanya membutuhkan waktu lama kini dapat dilakukan lebih cepat menggunakan bantuan kecerdasan buatan.

Gemini for Science juga menghadirkan Literature Insights untuk merangkum informasi ilmiah dalam bentuk lebih mudah dipahami. Hasilnya dapat disajikan melalui laporan, infografik, audio, hingga video penjelasan untuk mendukung kebutuhan penelitian.

Google mulai membuka akses bertahap terhadap layanan eksperimen tersebut mulai tahun ini kepada para peneliti. Perusahaan juga menyediakan akses khusus bagi organisasi dan institusi melalui layanan Google Cloud miliknya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....