Duta Bahasa NTT Soroti Rendahnya Literasi Anak Muda

  • 23 Apr 2026 12:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Putra Bahasa NTT 2026, Yosua Djakabani Dicky, menyoroti persoalan literasi di Nusa Tenggara Timur yang dinilai masih perlu perhatian serius, terutama pada aspek pemahaman bacaan.

Dalam dialog di Pro 2 RRI Kupang, Rabu 22 April 2026, ia menjelaskan bahwa literasi tidak cukup hanya kemampuan membaca, tetapi juga memahami isi bacaan.

“Banyak anak bisa membaca, tapi belum tentu mengerti apa yang mereka baca,” tegasnya.

Sebagai Duta Bahasa, Yosua menegaskan perannya sebagai penggerak literasi sekaligus garda depan dalam mengampanyekan Trigata Bangun Bahasa, yakni mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.

Ia juga menilai fenomena pencampuran bahasa di kalangan generasi muda sebagai sesuatu yang perlu disikapi bijak.

“Bukan berarti kita anti bahasa asing, tapi semua harus digunakan sesuai konteks dan porsinya,” jelasnya.

Selain itu, Yosua mengingatkan bahwa bahasa merupakan bagian penting dari identitas bangsa. Ia menilai generasi muda perlu kembali bangga menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar, tanpa meninggalkan bahasa daerah. (HM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....