Earphone Kabel Kembali Tren, Alternatif “Low-Tech” di tengah Dominasi TWS

  • 20 Apr 2026 18:06 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Penggunaan earphone kabel kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Di tengah dominasi perangkat nirkabel seperti TWS (True Wireless Stereo), sejumlah warganet mulai mengajak kembali menggunakan earphone kabel dengan alasan kesehatan, lingkungan, hingga kepraktisan.

Fenomena ini muncul seiring meningkatnya kesadaran pengguna terhadap paparan radiasi dan dampak lingkungan dari perangkat elektronik. Earphone kabel dinilai lebih aman karena tidak memancarkan gelombang elektromagnetik seperti perangkat berbasis Bluetooth.

Sebaliknya, TWS bekerja menggunakan teknologi Bluetooth yang memancarkan radiasi elektromagnetik non-ionisasi. Meski tingkat radiasinya tergolong rendah dan masih dalam batas aman, sejumlah penelitian menyebutkan bahwa paparan jangka panjang masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Dalam kajian ilmiah lain, penggunaan headset nirkabel secara berlebihan juga dilaporkan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti nyeri telinga hingga penurunan kualitas pendengaran, terutama jika digunakan dalam durasi lama.

Selain isu kesehatan, faktor lingkungan turut menjadi perhatian. Earphone kabel dianggap lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan baterai dan memiliki masa pakai yang lebih panjang, sehingga berpotensi mengurangi limbah elektronik.

Dari sisi penggunaan, earphone kabel juga dinilai lebih stabil karena tidak bergantung pada koneksi sinyal, serta tidak memerlukan pengisian daya. Hal ini membuatnya kembali dilirik oleh sebagian pengguna, terutama yang mengutamakan fungsi dibanding gaya.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa baik earphone kabel maupun TWS tetap aman digunakan selama memperhatikan volume dan durasi pemakaian. Risiko utama kerusakan pendengaran lebih banyak disebabkan oleh penggunaan dengan volume tinggi dalam waktu lama, bukan semata jenis perangkatnya.

Tren kembali ke earphone kabel mencerminkan perubahan pola pikir pengguna yang mulai mempertimbangkan aspek kesehatan dan keberlanjutan. Namun, penggunaan perangkat audio secara bijak tetap menjadi kunci utama, terlepas dari pilihan teknologi yang digunakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....