Penemuan Tikus Tompotika Ubah Peta Klasifikasi Mamalia Asia Tenggara
- 31 Mar 2026 17:27 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Penemuan spesies baru tikus hutan Crunomys tompotika di Sulawesi tidak sekadar menambah daftar satwa endemik. Penelitian ini juga merevisi taksonomi besar dengan memindahkan seluruh tikus Maxomys (tikus berduri) ke dalam genus Crunomys berdasarkan analisis DNA resolusi tinggi.
Tim peneliti BRIN bersama mitra dari Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan Malaysia menemukan spesies ini di Gunung Tompotika, Sulawesi Tengah. Hasil analisis genetik menunjukkan bahwa klasifikasi mamalia selama ini perlu disesuaikan agar lebih akurat dengan jalur evolusi sebenarnya.
“Ini bukti pentingnya eksplorasi lapangan, kolaborasi internasional, dan penelitian biodiversitas berkelanjutan untuk mengungkap kekayaan hayati Indonesia yang masih tersembunyi,” kata Anang Setiawan Achmadi, periset Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN.
Tikus Crunomys tompotika memiliki tubuh sedang, ekor relatif pendek, dan bulu rapat khas kelompok Crunomys. Penemuan ini membuka jendela baru sejarah evolusi mamalia di Wallacea, wilayah peralihan antara Asia dan Australia yang dikenal memiliki keunikan hayati tinggi.
Sejak 2012, lebih dari 20 spesies mamalia baru telah ditemukan di Sulawesi. Revisi taksonomi ini menjadi langkah penting dalam memahami sejarah evolusi mamalia di Asia Tenggara sekaligus memperkuat dasar ilmiah bagi upaya konservasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....