Sidak Hari Pertama Kerja Pascalebaran, Rektor UIN Mataram: Layanan tetap Optimal

  • 31 Mar 2026 15:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Aktivitas perkantoran di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali berjalan pada hari pertama masuk kerja usai libur Idulfitri 1447 H/2026 M, Rabu 25 Maret 2026. Pelaksanaan kerja hari pertama tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 5 Tahun 2026 tentang penyesuaian sistem kerja aparatur sipil negara melalui skema Work From Anywhere (WFA).

Meski menerapkan pola kerja fleksibel, layanan akademik dan administrasi di UIN Mataram tetap berlangsung optimal. Untuk memastikan hal tersebut, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, melalui Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit kerja, didampingi tim humas. Sidak menyasar fakultas, lembaga, hingga unit layanan.

Dalam keterangannya, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh menegaskan bahwa penerapan WFA tetap berorientasi pada keberlangsungan layanan publik yang prima.

“Hari ini merupakan hari pertama kerja dengan sistem WFA sesuai SE Setjen Kemenag Nomor 5 Tahun 2026. Namun dari hasil pantauan, hampir semua ruang kerja tetap terisi dengan sistem bergantian atau sif-sifan, sehingga layanan tidak terganggu,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas di berbagai unit kerja terpantau berjalan normal. Pengaturan kehadiran pegawai secara bergilir dinilai mampu menjaga kesinambungan layanan, baik di bidang administrasi, akademik, maupun kehumasan. Kondisi ini mencerminkan komitmen ASN UIN Mataram dalam menjalankan tugas secara profesional meskipun dengan pola kerja adaptif.

Sementara itu, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH Masnun Tahir, menyebut masa penerapan WFA sebagai fase transisi menuju normalisasi aktivitas perkantoran. Ia memastikan seluruh ASN akan kembali bekerja penuh mulai Jumat (27/3/2026), yang juga akan dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal.

“Jumat nanti seluruh ASN sudah masuk penuh. Ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan kembali semangat kerja kolektif di lingkungan kampus,” kata Prof. Dr. TGH Masnun Tahir.

Penerapan kebijakan berbasis Surat Edaran Setjen Kemenag RI ini menunjukkan kemampuan UIN Mataram dalam beradaptasi dengan regulasi nasional tanpa mengurangi kualitas layanan. Dengan sistem kerja yang fleksibel namun terukur, UIN Mataram tetap menjaga produktivitas dan profesionalitas sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....