Dorong Daya Saing Global, UIN Mataram Bentuk STEM Education Research Center
- 27 Feb 2026 04:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - UIN Mataram mempercepat langkah transformasi menuju kampus berkelas dunia dengan menggagas pembentukan STEM Education Research Center. Inisiatif tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Rabu 26 Februari 2026), dipimpin langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M. Ag.
Forum strategis itu diikuti jajaran pimpinan universitas secara lengkap, mulai dari para Wakil Rektor, Kepala Biro, Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, pimpinan unit kerja, kepala laboratorium, hingga para koordinator. Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi awal dalam merumuskan arah dan desain kelembagaan pusat riset yang akan berfokus pada pengembangan pendidikan berbasis STEM.
FGD menghadirkan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Arskal Salim, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menekankan urgensi pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics) dalam merespons dinamika global, percepatan revolusi teknologi, serta tuntutan kompetensi abad ke-21.
Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan memiliki peluang besar untuk memadukan sains modern dengan nilai-nilai keislaman. Integrasi tersebut dinilai mampu melahirkan inovasi pendidikan yang tidak hanya adaptif secara teknologi, tetapi juga berlandaskan etika dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Rektor UIN Mataram menegaskan, pembentukan STEM Education Research Center merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem akademik berbasis inovasi, riset, dan kolaborasi lintas disiplin. Pusat ini dirancang sebagai wadah integratif yang menyinergikan pengembangan kurikulum, riset terapan, inovasi pembelajaran, serta pengabdian kepada masyarakat dalam satu sistem yang berkelanjutan.
Ke depan, pusat riset tersebut akan difungsikan sebagai inkubator pengembangan model pembelajaran kreatif, penguatan publikasi ilmiah bereputasi, serta perluasan kemitraan dengan industri dan lembaga riset. Selain itu, STEM Education Research Center juga akan menjadi ruang peningkatan kapasitas bagi dosen, guru, dan mahasiswa agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan mampu menjawab persoalan masyarakat melalui pendekatan problem solving.
Diskusi berlangsung dinamis dengan penekanan pada pentingnya kolaborasi berbasis pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor tersebut diyakini dapat mempercepat lahirnya model pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan zaman sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional dan global.
Lebih jauh, pembentukan pusat ini tidak hanya diarahkan pada penguatan kapasitas sains dan teknologi, tetapi juga pada integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan diharapkan memiliki keunggulan intelektual dan kompetensi teknologis, sekaligus menjunjung integritas moral, kesadaran spiritual, serta tanggung jawab sosial dalam membangun peradaban yang berkelanjutan.
Melalui inisiatif tersebut, UIN Mataram menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi kampus Islam unggulan yang responsif terhadap perubahan global dan berperan sebagai pusat inovasi pembelajaran yang memberikan dampak luas bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....