PBB Minta Negara di Dunia Siaga Hadapi El Nino 2026

  • 06 Jul 2026 18:49 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperingatkan fenomena El Nino kembali berkembang di Samudra Pasifik tropis sepanjang 2026. El Nino diperkirakan menguat cepat dan mencapai kategori kuat pada periode Juli hingga September 2026.

Menurut laporan badan Meteorologi dibawah naungan PBB tersebut, anomali panas permukaan laut di Samudra Pasifik kini terus berkembang pesat. Kenaikan suhu perairan laut tersebut bahkan diprediksi melampaui ambang batas normal hingga dua derajat Celsius dalam waktu dekat.

"El Nino telah berkembang di Pasifik tropis dan diperkirakan akan menguat dengan cepat dalam beberapa bulan ke depan, meningkatkan kemungkinan terjadinya berbagai peristiwa cuaca ekstrem di banyak wilayah dunia," tulis WMO, dikutip dari CNA, Senin, 6 Juli 2026.

Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo dengan tegas menyatakan bahwa pola cuaca ekstrem ini akan membawa dampak yang luas. Masyarakat global kini juga diingatkan agar bersiap menghadapi kekeringan berkepanjangan serta potensi curah hujan tinggi yang tidak menentu.

"El Nino diperkirakan terus menguat pada musim gugur di Belahan Bumi Utara. Ini akan meningkatkan peluang terjadinya kekeringan, hujan lebat, serta gelombang panas di banyak wilayah," kata Saulo.

Meski belum ada bukti perubahan iklim meningkatkan frekuensi maupun kekuatan El Nino, WMO menilai dampaknya dapat semakin parah. Laut dan atmosfer yang lebih hangat menyediakan lebih banyak energi serta uap air pemicu gelombang panas dan hujan lebat.

Karena itu, WMO meminta seluruh negara meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama pada sektor pertanian dan kesehatan. Langkah antisipasi dinilai penting untuk mengurangi risiko terhadap ketahanan pangan, layanan kesehatan, serta keselamatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....