Gentaskin Dorong Mahasiswa Percepat Pembangunan Desa di NTT
- 20 Jul 2026 15:17 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Program Mahasiswa Berdampak melalui KKN Tematik Gerakan Sehat, Kuat, dan Inklusif (Gentaskin) Batch II Tahun 2026 melibatkan sebanyak 2.319 mahasiswa dari 41 perguruan tinggi. Selama dua bulan, para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Prof. Abdul Haris, Kepada RRI.CO.ID, Kamis 9 Juli 2026, mengatakan Gentaskin merupakan program kolaboratif yang mendukung percepatan pembangunan desa melalui keterlibatan mahasiswa. Program ini menjadi wadah penerapan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, fokus kegiatan diarahkan pada percepatan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan desa. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu, Prof. Abdul Haris, menegaskan program Gentaskin dirancang agar mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di desa.
"Melalui Gentaskin, kami ingin mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa," ucap Prof. Abdul Haris, kepada RRI.CO.ID, Kamis 9 Juli 2026.
Ia menambahkan keterlibatan ribuan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu diharapkan mampu mempercepat pencapaian berbagai program prioritas nasional. Pengalaman tersebut juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami dinamika pembangunan di tingkat desa.
Melalui KKN Tematik Gentaskin Batch II, pemerintah berharap lahir berbagai inovasi dan praktik baik yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini juga diharapkan memperkuat budaya gotong royong serta mendorong pembangunan desa yang lebih sehat, kuat, inklusif, dan berkelanjutan. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....