Bahas Aspek Teknis Perencanaan Pembangunan SR
- 16 Jul 2026 10:55 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Bupati Tanah Datar Eka Putra mengunjungi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026. Langkah draf ini diambil guna memastikan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang berlokasi di Nagari Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar.
Pertemuan strategis tersebut secara khusus membahas berbagai aspek teknis perencanaan sarana pendidikan, terutama terkait kondisi topografi kawasan perbukitan. Pemerintah daerah berupaya mempercepat penerbitan sertifikat tanah sebagai syarat administrasi utama demi mengunci kelancaran pelaksanaan konstruksi di lapangan.
Plt Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan, Dendy Kurniady, menjelaskan bahwa hasil survei lapangan memerlukan penanganan desain tata letak bangunan yang matang. Faktor keamanan menjadi prioritas utama secara klinis agar fasilitas ini benar-benar aman dari fluktuasi potensi risiko pergeseran tanah.
"Karena lokasi berada di kawasan berbukit, maka desain dan tata letak bangunan harus dirancang secara matang. Faktor keamanan menjadi prioritas utama agar nantinya fasilitas ini benar-benar aman dan nyaman digunakan," ujarnya.
Sementara itu, Plt Dirjen Prasarana Strategis Kuswara mengonfirmasi bahwa kontur berbukit di Tanah Datar memiliki tingkat kompleksitas teknis yang lebih tinggi dibanding daerah lain. Namun, pihak kementerian optimistis kolaborasi erat lintas sektoral mampu menyulap karakteristik lahan tersebut menjadi nilai tambah estetika sosiologis lingkungan sekolah.
"Secara teknis memang memerlukan perhatian lebih, tetapi kami optimistis pembangunan ini dapat direalisasikan dengan baik melalui kolaborasi seluruh pihak," katanya.
| Baca juga: Wabup Tinjau Sentra IKM Tomat dan Cabai |
Bupati Eka Putra menegaskan bahwa proyek berskala besar dengan kapasitas tampung 3.000 siswa ini merupakan program draf prioritas pemda bersama DPRD. Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo ini ditargetkan khusus untuk memfasilitasi peningkatan mutu sumber daya manusia dari kalangan keluarga prasejahtera.
"Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin pada kelompok desil 1 sampai desil 5. Ke depan, sekolah ini tidak hanya berpotensi melayani siswa dari Tanah Datar," ujar Eka Putra. (akos)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....