UM Metro dan UM Purwokerto Gelar Seminar Nasional

  • 13 Jul 2026 21:31 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Metro menjalin kolaborasi strategis dengan FAI Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui gelaran Seminar Nasional yang berpusat di Kota Metro. Sinergi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati oleh kedua perguruan tinggi tinggi Muhammadiyah tersebut. Agenda ilmiah ini dirancang sebagai wadah akselerasi mutu akademik guna menjawab tantangan disrupsi teknologi terhadap masa depan pendidikan tinggi Islam di Indonesia.

Dekan FAI UM Metro Muhammad Nur menjelaskan bahwa kolaborasi antar-perguruan tinggi merupakan hal mutlak untuk meningkatkan daya saing kelulusan mahasiswa. Pihaknya menegaskan bahwa kemitraan dengan FAI UM Purwokerto tidak akan berhenti pada tataran seminar ilmiah saja, melainkan akan diwujudkan dalam program-program berkelanjutan yang berdampak luas.

"Kerja sama ini adalah bukti komitmen kami dalam memajukan mutu pendidikan dan riset keagamaan yang adaptif dengan jaman. Kami berharap seminar nasional ini menjadi jembatan bagi dosen dan mahasiswa kedua universitas untuk bertukar gagasan, memperluas jaringan riset bersama, serta melahirkan inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini," Ujarnya. 13 Juli 2026

Ia mengatakan, guna memperkaya materi, seminar nasional ini menghadirkan jajaran pakar, akademisi, serta peneliti dari kedua universitas yang mengupas tuntas transformasi kurikulum pendidikan Islam di era siber.

Ia menambahkan, beberapa poin krusial yang dibahas meliputi penguatan metodologi pembelajaran berbasis digital, tata kelola jurnal ilmiah terakreditasi, hingga standardisasi mutu program studi. Pihak penyelenggara memastikan bahwa esai-esai ilmiah terbaik hasil pemikiran para peserta dalam seminar ini akan dipublikasikan secara resmi ke dalam prosiding nasional bernomor seri.

Di sisi lain, penguatan kerja sama kelembagaan ini juga diselaraskan dengan pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diamanatkan oleh kementerian. Ia berharap melalui kesepakatan tertulis ini, kedua belah pihak berkomitmen membuka peluang bagi jalannya program pertukaran mahasiswa, riset kolaboratif antardosen, hingga pengabdian masyarakat lintas provinsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....