Kota Metro Siapkan Peringatan Hari Anak Nasional

  • 13 Jul 2026 21:29 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro secara intensif mematangkan berbagai persiapan menjelang puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 tingkat kota. Langkah strategis ini dilakukan melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, lembaga swadaya, serta forum anak di Aula Pemerintah Daerah Kota Metro. Rapat koordinasi ini menjadi komitmen nyata jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan ekosistem lingkungan yang aman dan mendukung penuh hak-hak perlindungan anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Metro, Wahyuningsih menjelaskan bahwa momentum HAN tahun ini harus menjadi pemantik integrasi program ramah anak di semua sektor. Pihaknya meminta agar perayaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi wadah evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas kebijakan perlindungan anak dari tindak kekerasan serta eksploitasi di era digital.

"Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini harus kita jadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama, bukan sekadar perayaan. Kita perlu memastikan seluruh pemangku kepentingan bersinergi secara nyata guna menghadirkan ruang publik yang aman, menghentikan segala bentuk perundungan, serta memastikan Kota Metro mempertahankan predikatnya sebagai Kota Layak Anak tingkat nasional," ujarnya. 13 Juli 2026

Ia mengatakan, agenda puncak HAN 2026 di Kota Metro nantinya akan diisi oleh serangkaian kegiatan edukatif dan kreatif yang berfokus pada pelibatan aktif anak secara langsung sebagai pelopor dan pelapor. Pemkot Metro juga menggandeng Dinas Pendidikan serta Komunitas Literasi untuk menggelar festival seni dan budaya guna menyalurkan bakat positif generasi muda.

Ia menambahkan, penguatan program ini juga diselaraskan dengan komitmen jangka panjang dalam menurunkan angka tengkes (stunting) serta pemenuhan pemanfaatan Kartu Identitas Anak (KIA) secara menyeluruh.

Ia berharap melalui pemenuhan hak sipil dan pemeliharaan kesehatan yang optimal sejak dini, kualitas sumber daya manusia di wilayah Metro dapat tumbuh unggul dan berdaya saing. Integrasi data lintas sektoral dari tingkat kelurahan hingga kota terus diperbarui secara berkala demi memastikan seluruh bantuan perlindungan anak dapat terdistribusi secara tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....