OJK: Sektor Jasa Keuangan Lampung Tetap Resilien
- 11 Jul 2026 18:15 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung menyatakan bahwa sektor jasa keuangan di Provinsi Lampung terus menunjukkan ketahanan (resiliensi) yang kuat hingga periode Mei 2026. Kondisi yang sehat ini berhasil dipertahankan di tengah dinamika situasi ekonomi global yang terus berfluktuasi.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, dalam kegiatan media update pemaparan kinerja industri jasa keuangan di Bandarlampung menyampaikan bahwa stabilitas sektor keuangan ini menjadi fondasi yang sangat krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Kondisi sektor jasa keuangan Lampung hingga Semester I-2026, termasuk di dalamnya kinerja kuartal pertama, tetap sehat, resilien, dan mampu menjaga fungsi intermediasi dengan baik,” ujar Otto Fitriandy, Jumat 10 Juli 2026.
Otto menegaskan bahwa fokus utama OJK ke depan tidak hanya terbatas pada menjaga kestabilan angka-angka pada indikator keuangan di atas kertas.
Dirinya mengungkapkan, OJK berkomitmen memastikan industri jasa keuangan memberikan kontribusi nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat di lapangan.
Guna menjaga konsistensi tren positif ini, OJK Provinsi Lampung menetapkan tiga arah kebijakan strategis utama sepanjang tahun 2026. Tiga fokus tersebut meliputi penguatan ketahanan sektor jasa keuangan melalui peningkatan permodalan dan pengawasan berbasis risiko, perluasan akses pembiayaan yang ramah bagi pelaku UMKM di sektor prioritas, serta pendalaman pasar keuangan untuk menciptakan opsi sumber pembiayaan yang lebih beragam dan efisien bagi perekonomian daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....