Pemkot Metro Anggarkan Satu Miliar Benahi TPAS Karangrejo

  • 10 Jul 2026 19:13 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bergerak cepat mengatasi persoalan penumpukan sampah dengan melakukan pembenahan infrastruktur di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Karangrejo, Kecamatan Metro Utara. Guna memaksimalkan penataan dan pengelolaan area pembuangan tersebut, pihak eksekutif telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 1 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Langkah taktis ini diambil menyusul kondisi kapasitas lahan pembuangan yang semakin menyempit serta perlunya penataan sistem agar tidak mencemari lingkungan pemukiman sekitar. Selain mengucurkan dana segar untuk perbaikan fisik dan sarana prasarana penunjang, pemerintah daerah juga resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang akan mengawasi jalannya pengelolaan sampah secara harian.

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa pembentukan satgas dan ketersediaan anggaran ini merupakan komitmen serius pemerintah dalam menyelesaikan isu lingkungan hidup secara struktural dari hulu ke hilir.

"Dana satu miliar rupiah ini difokuskan untuk optimalisasi alat berat, perluasan area efektif, dan perbaikan akses jalan di dalam TPAS, sementara satgas dibentuk agar pengawasan tata kelola sampah di lapangan berjalan disiplin setiap hari," ucapnya. 10 Juli 2026

Ia menjelaskan bahwa Satgas TPAS Karangrejo melibatkan unsur gabungan dari dinas terkait, pihak kecamatan, hingga perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran satgas tersebut diproyeksikan untuk memantau proses bongkar muat armada pengangkut serta meminimalkan potensi gesekan sosial atau keluhan bau menyengat dari warga sekitar lokasi pembuangan.

Ia berharap melalui percepatan pembenahan ini, Pemkot Metro menargetkan daya tampung TPAS Karangrejo dapat bertahan lebih lama sembari mempersiapkan teknologi pengolahan sampah modern di masa depan. Pemerintah juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Metro untuk mulai aktif mengurangi produksi limbah rumah tangga dengan menerapkan sistem pemilahan sampah organik dan anorganik secara mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....