Harganas ke-33, Pemkab Bolmong Luncurkan Aplikasi SIKAT untuk Layanan KB Digital

  • 30 Jun 2026 11:04 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Bolmong - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kontrasepsi Terpadu (SIKAT) sebagai inovasi digital untuk mempermudah masyarakat memperoleh layanan keluarga berencana. Peluncuran dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Bolmong, Senin, 29 Juni 2026.

Peluncuran aplikasi tersebut ditandai dalam apel yang dipimpin Sekretaris Daerah Bolmong, Abdullah Mokoginta, mewakili Bupati Yusra Alhabsyi. Kehadiran SIKAT menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kontrasepsi yang lebih praktis, cepat, dan terintegrasi, sekaligus mendukung program pembangunan keluarga.

Abdullah mengatakan peringatan Harganas tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

"Peringatan Harganas bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menguatkan peran keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing," ujarnya.

Menurutnya, aplikasi SIKAT dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan kontrasepsi secara gratis, dengan tetap mengedepankan kenyamanan serta kerahasiaan data pengguna.

"Melalui aplikasi SIKAT, kami ingin mempermudah masyarakat memperoleh layanan kontrasepsi secara cepat, mudah, gratis, dan tetap menjaga privasi pengguna," katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan inovasi digital tersebut sebagai sarana pelayanan keluarga berencana yang lebih mudah diakses. Menurut Abdullah, mulai saat ini aplikasi SIKAT telah resmi digunakan sebagai layanan digital Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Selain meluncurkan aplikasi SIKAT, Pemkab Bolmong memberikan penghargaan kepada sejumlah keluarga harmonis sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam membangun keluarga yang berkualitas. Pemerintah berharap inovasi digital ini dapat meningkatkan jangkauan pelayanan keluarga berencana, mendorong penurunan angka kehamilan yang tidak direncanakan, serta mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan terencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....