Halalbihalal Pemda Lombok Utara, Bupati Tekankan Pentingnya Harmoni Persatuan
- 31 Mar 2026 16:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara — Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memanfaatkan momentum halalbihalal sebagai ruang strategis untuk memperkuat soliditas internal birokrasi sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Selasa 31 Maret 2026, dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar.
Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN). Turut memberikan tausiah, Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir.
Dalam sambutannya, Bupati Najmul Akhyar menegaskan bahwa halalbihalal bukan sekadar tradisi seremonial pasca-Idulfitri, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarpegawai pemerintah.
Ia mengungkapkan, dinamika kerja pemerintahan selama satu tahun terakhir tidak terlepas dari berbagai tantangan yang berpotensi menimbulkan kekhilafan, baik dalam komunikasi maupun pelaksanaan tugas.
“Momentum ini menjadi ruang bagi kita semua untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta membangun kembali semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh ASN menjadikan momen tersebut sebagai titik awal memperkuat komitmen pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Dengan kebersamaan yang kuat, saya yakin kita mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik dan membawa Lombok Utara semakin maju,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Najmul Akhyar turut menyoroti kuatnya nilai toleransi antarumat beragama di Lombok Utara yang dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah.
Menurutnya, kedekatan waktu antara perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri tahun ini justru menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat mampu menjaga kerukunan dengan baik.
“Saat umat Hindu menjalankan Nyepi, situasi tetap aman dan kondusif. Begitu pula saat umat Muslim melaksanakan salat Id, saudara-saudara kita dari pecalang turut membantu pengamanan. Ini adalah wujud nyata toleransi yang patut kita jaga bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi tersebut turut mengantarkan Lombok Utara meraih penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia selama enam kali berturut-turut, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan menjaga kerukunan antarumat beragama.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Rektor UIN Mataram Prof. Masnun Tahir menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam lingkungan kerja.
Menurutnya, semangat Idulfitri harus dimaknai sebagai titik kembali kepada fitrah, termasuk dalam memperbaiki hubungan sosial dan meningkatkan kualitas diri sebagai pelayan masyarakat.
“Silaturahmi bukan hanya memperpanjang umur secara sosial, tetapi juga memperkuat energi positif dalam membangun daerah,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Najmul Akhyar mengibaratkan Lombok Utara sebagai taman bunga yang indah karena keberagamannya. Ia menekankan bahwa setiap elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keindahan tersebut.
“Kita ini seperti taman bunga yang beragam. Tidak perlu saling menggantikan, tetapi bagaimana kita merawat agar tetap tumbuh bersama dengan indah. Itulah Lombok Utara yang kita banggakan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....