Banggar DPRD Kalsel Sepakati Target Pendapatan APBD 2027 Rp8 Triliun

  • 19 Jul 2026 16:00 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati target pendapatan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp8 triliun. Kesepakatan tersebut diambil dalam rapat pembahasan yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK, di Ruang Rapat H.M. Ismail Abdullah, Gedung B DPRD Kalsel, Sabtu 18 Juli 2026.

Pembahasan difokuskan pada upaya mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pemetaan seluruh potensi penerimaan yang dimiliki pemerintah daerah. Sumber pendapatan yang dibahas meliputi kontribusi OPD, BUMD, BLUD, hasil pengelolaan aset, dividen, pendapatan bunga, hingga sumber penerimaan lainnya.

Banggar menilai penyusunan target pendapatan harus dilakukan secara realistis dengan mengacu pada potensi riil daerah. Selain itu, capaian realisasi pendapatan pada tahun-tahun sebelumnya juga menjadi dasar dalam menentukan target APBD 2027.

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK, menyampaikan pembahasan pada sisi pendapatan telah mencapai kesepakatan bersama. Ia mengatakan seluruh fraksi di DPRD Kalsel memberikan persetujuan terhadap target pendapatan yang telah disusun.

“Alhamdulillah, untuk sisi pendapatan sudah kita sepakati dan kita ketuk bersama. Kesepakatan ini juga telah disetujui oleh delapan fraksi dengan target pendapatan sebesar Rp8 triliun,” ujar Supian HK.

H. Supian HK menegaskan peningkatan pendapatan daerah merupakan tanggung jawab seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Menurutnya, setiap perangkat daerah harus mampu menggali peluang sesuai potensi yang dimiliki untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

“Tadi juga kami mengingatkan bahwa bukan hanya satu SKPD saja, tetapi seluruh SKPD harus ikut berupaya meningkatkan pendapatan daerah. Semua harus melihat peluang yang ada agar kapasitas fiskal daerah semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Ketua TAPD Kalsel M. syarifuddin mengatakan, pembahasan target pendapatan telah selesai di angka Rp8 triliun, selanjutnya akan membahas pada sisi belanja. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Juli 2026 sebagai tahapan lanjutan penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

“Target APBD kita tahun 2027 ini untuk pendapatan adalah Rp8 T. Mudah-mudahan tidak jauh berbeda antara target pendapatan dan target belanja,” ucapnya.

Banggar dan TAPD Provinsi Kalsel berkomitmen untuk mengoptimalkan pendapatan daerah, termasuk menunggu kepastian tambahan transfer dari pemerintah pusat. Dengan kerja sama seluruh perangkat daerah, Banggar DPRD Kalsel berharap target pendapatan APBD Tahun Anggaran 2027 tidak hanya menjadi angka dalam dokumen perencanaan, tetapi dapat direalisasikan secara optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....