DPRD Kalsel Dorong Pengawasan Ketat Angkutan ODOL Berkelanjutan
- 18 Jun 2026 08:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – DPRD Kalimantan Selatan terus mendorong penguatan kebijakan penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) melalui berbagai langkah strategis. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus menjaga ketahanan infrastruktur jalan di daerah.
Salah satu langkah yang didorong adalah penerapan sistem Weight In Motion (WIM) di sejumlah titik pengawasan. Selain itu, penambahan jembatan timbang juga dinilai penting guna memperketat pengawasan terhadap angkutan barang yang melintas di wilayah Kalsel.
Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H. Jahrian, menegaskan bahwa persoalan ODOL harus menjadi perhatian serius semua pihak. Menurutnya, kendaraan yang melebihi kapasitas muatan dapat menimbulkan dampak besar terhadap keselamatan pengguna jalan maupun kondisi infrastruktur.
Pernyataan tersebut disampaikan H. Jahrian saat menghadiri Seminar Nasional Formulasi Kebijakan dan Inovasi Teknologi dalam Akselerasi Transformasi Logistik Zero ODOL Kalsel 2027. Kegiatan itu berlangsung di General Building Library Lecture Theatre Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Rabu 17 Juni 2026.
“Risiko kecelakaan lalu lintas akan semakin tinggi jika ODOL tidak segera ditangani secara serius,” ujar H. Jahrian.
Ia menilai diperlukan langkah konkret dan kolaboratif agar permasalahan tersebut dapat segera diatasi. Meski demikian, H. Jahrian mengingatkan bahwa sektor angkutan barang memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, kebijakan yang diterapkan harus mampu menjaga keseimbangan antara penegakan aturan dan keberlangsungan aktivitas transportasi. Menurutnya, pendekatan yang tepat akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Dengan demikian, target mewujudkan transformasi logistik menuju Zero ODOL Kalsel 2027 dapat berjalan lebih optimal.
Selain pengawasan kendaraan, H. Jahrian juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai langkah strategis mengurangi risiko kecelakaan.
“Perbaikan infrastruktur jalan yang memadai akan mampu mengurangi risiko kecelakaan di lapangan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....