Anggota Polda Sulbar Bunuh Diri Diduga Karena Asmara
- 04 Feb 2026 13:40 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Polresta Mamuju mengungkap kasus penemuan mayat dengan cara gantung diri yang diduga dilakukan seorang anggota Polri berinisial F adalah murni tindakan bunuh diri.
Sebelumnya anggota Polri tersebut ditemukan tewas di sebuah rumah kebun di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Berdasarkan hasil penyelidikan, motifnya diduga kuat karena tekanan mental psikologis akibat hubungan asmara yang tidak direstui karena perbedaan agama.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Mamuju, Herman Basir, Rabu 4 Februari 2026.
“Setelah dilakukan penyelidikan dan otopsi, disimpulkan bahwa kasus ini murni merupakan tindakan bunuh diri,” ujar Herman Basir.
Kata Herman motifnya berawal dari hubungan asmara korban dengan pacarnya yang tidak mendapat restu orang tua karena berbeda agama. Tekanan psikologis ini memuncak hingga mendorong korban mengambil tindakan gantung diri.
Herman menambahkan sesaat sebelum melakukan gantung diri, korban sempat berbicara melalui telepon dengan pacarnya dan merekam percakapan tersebut. Dari rekaman itu, terungkap bahwa korban sempat menyatakan tidak ada lagi kelayakan hidup jika hubungan mereka tidak dipersatukan
Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan terhadap lima orang saksi dan pemeriksaan fisik jenazah tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pemeriksaan luar fisik pada jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.”tambahnya.
Jenazah anggota Polri tersebut telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Selasa siang di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....