Tiga Dekade Langit Seni Bersama

  • 06 Jul 2026 17:08 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado – Di tengah semarak musim pameran yang sering disebut sebagai Lebaran seni di Yogyakarta, ada satu perayaan yang memiliki makna lebih panjang dari sekadar pembukaan sebuah eksibisi. Gajah Gallery merayakan 30 tahun perjalanannya melalui presentasi bertajuk Many Horizons, One Sky di Gajah Gallery Yogyakarta. Perayaan ini bukan hanya menjadi penanda usia sebuah galeri, tetapi juga refleksi atas tiga dekade membangun ruang pertemuan bagi praktik seni rupa Asia Tenggara. Dikutip dari profil resmi Gajah Gallery dan keterangan kuratorial pameran Many Horizons, One Sky, tema yang diangkat merepresentasikan banyak perspektif yang tumbuh dari latar budaya berbeda, namun tetap berada dalam satu semangat yang sama, yaitu menjadikan seni sebagai bahasa yang mampu menghubungkan banyak orang.

Selama 30 tahun, Gajah Gallery telah berkembang dari sebuah galeri seni menjadi ruang dialog yang mempertemukan seniman lintas negara, generasi, dan medium. Perjalanan itu dipenuhi berbagai program pameran, residensi, hingga kolaborasi yang memperkaya ekosistem seni di kawasan Asia Tenggara. Semangat tersebut kembali dihadirkan dalam Many Horizons, One Sky dengan menghadirkan nama-nama penting seperti I Gusti Ayu Kadek Murniasih, Semsar Siahaan, Ugo Untoro, Rosid Mulyadi, serta karya kolektif dari Yogya Art Lab bersama sejumlah seniman lainnya. Dikutip dari materi kuratorial resmi Gajah Gallery, kehadiran para seniman ini tidak dimaksudkan untuk sekadar menampilkan karya terbaik mereka, tetapi juga memperlihatkan bagaimana setiap generasi membawa gagasan yang terus berdialog dan saling memengaruhi dalam perkembangan seni rupa kontemporer.

Pameran ini juga memperlihatkan bahwa perjalanan sebuah galeri tidak hanya diukur dari lamanya berdiri, tetapi dari konsistensinya menjaga hubungan dengan komunitas seni. Dikutip dari publikasi resmi Gajah Gallery, sejak berdiri pada 1996 galeri ini aktif memperkenalkan seniman Asia Tenggara ke panggung internasional melalui berbagai pameran di Singapura, Yogyakarta, maupun kolaborasi dengan institusi seni di berbagai negara. Langkah tersebut menunjukkan bahwa galeri bukan hanya ruang untuk memamerkan karya, melainkan juga jembatan yang memperluas percakapan budaya. Dalam konteks itu, Many Horizons, One Sky menjadi pengingat bahwa setiap karya lahir dari pengalaman yang berbeda, tetapi tetap dapat dipahami dalam ruang dialog yang terbuka.

Many Horizons, One Sky berlangsung di Gajah Gallery Yogyakarta mulai 18 Juni hingga 19 Juli 2026 sebagai bagian dari perayaan perjalanan panjang tersebut. Perayaan ini sekaligus mempertegas visi Gajah Gallery untuk terus menjadikan seni sebagai kekuatan yang mampu menggerakkan, menghubungkan, dan membuka kemungkinan baru bagi masa depan. Dikutip dari pernyataan resmi Gajah Gallery melalui kanal komunikasinya, komitmen itu akan terus diwujudkan dengan menghadirkan seniman lintas generasi serta memperluas kolaborasi di tingkat regional maupun internasional. Setelah tiga dekade, yang dirayakan bukan hanya usia sebuah institusi, tetapi juga keberanian untuk terus membangun ruang yang membuat seni tetap relevan, hidup, dan mampu menyatukan banyak horizon di bawah langit yang sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....