UMKM Ayam Laos Eceu Bangkit Lagi
- 30 Apr 2026 09:39 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Kisah inspiratif UMKM Ayam Goreng Laos Eceu menunjukkan ketangguhan pelaku usaha dalam menghadapi dinamika bisnis kuliner. Pemilik usaha, Dhea Nira Nofiani, membagikan perjalanannya dalam program siaran radio bertajuk Teras UMKM di Radio Republik Indonesia atau RRI Pro4 Jakarta bersama penyiar Mariana Suhendi dan Shulkha Kamilia, di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Dalam siaran itu, Dhea menceritakna usaha kuliner yang dirintisnya sejak 2020 tidak selalu berjalan mulus. Ia memulai bisnis dengan menjual donat, namun kemudian berinovasi pada 2021 dengan menghadirkan menu ayam goreng laos karena melihat perubahan minat pasar.
“Nama Eceu diambil dari panggilan saya dalam bahasa Sunda. Itu menjadi identitas usaha yang lebih dekat dengan pelanggan,” ujar Dhea.
Ia mengungkapkan, pada awal merintis usaha ayam goreng laos, tantangan berat sempat dialami. Selama dua bulan pertama, usahanya tidak mendapatkan satu pun pesanan, meski dipasarkan secara daring dari rumahnya di Jakarta.
Momentum positif mulai dirasakan pada 2023 saat Dhea memperoleh pesanan hingga 5.000 boks dalam peringatan Hari Pancasila. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama karena ia mengalami penurunan omzet yang signifikan hingga akhirnya memutuskan berhenti berjualan sementara.
Situasi itu kata Dhea membuat dirinya harus berhenti sejenak untuk evaluasi dan memperkuat mental serta strategi usaha.
Kebangkitan usahanya terjadi setelah bergabung dengan komunitas Jakpreneur. Dukungan komunitas serta keaktifannya mengikuti bazar UMKM menjadi titik balik pemulihan bisnisnya.
Kini, Ayam Goreng Laos Eceu kembali berkembang dengan mengandalkan penjualan daring dan pemesanan melalui media sosial. Produk ini diminati karena cita rasa khas bumbu rempah dan taburan laos yang melimpah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....