Kisah Bos Dimsum 77 TNG, Berawal Dari Iseng Sukses Meraup Cuan
- 13 Apr 2026 16:27 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Teras UMKM RRI Pro 4 Jakarta menghadirkan kisah inspiratif dari Mellisa, pemilik usaha Dimsum 77 TNG. Dipandu Nova Calysta obrolan UMKM mengusung tema "Jatuh Bangun Jualan Sampai Akhirnya Bertahan." Mellisa membagikan perjalanannya membangun bisnis kuliner dari nol yang bermula dari sekadar hobi dan keisengan saat dirinya masih berstatus sebagai karyawan kantoran di tahun 2022 lalu.
Awal mula bisnis ini dijalankan melalui sistem open PO (Pre-Order) di sela-sela waktu libur kerjanya. "Karena melihat antusiasme pembeli yang terus meningkat, akhirnya aku memberanikan diri untuk membuka lapak kaki lima pertamanya di kawasan Tangerang," kata Mellisa saat wawancara, Jumat, 10 April 2026. Keyakinan akan potensi bisnis ini membuatnya mengambil keputusan besar untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan fokus mengulik resep dimsum secara otodidak, meski ia tidak memiliki latar belakang pendidikan kuliner secara formal.
Kini, Dimsum 77 TNG telah berkembang pesat dengan memiliki tiga cabang fisik yang berlokasi di Kuta Bumi, Karawaci, dan Sepatan. Salah satu keunggulan yang membuat produknya bertahan di tengah gempuran kompetitor adalah komposisi bahan yang menggunakan 98% daging asli dengan campuran tepung yang sangat minim. "Aku juga memberikan nilai tambah gratis berbagai varian saus seperti chili oil, asam manis, dan pedas manis yang diproduksi sendiri tanpa biaya tambahan," ujarnya.
Namun, perjalanan empat tahun ini tidak selalu mulus. Mellisa mengakui bahwa tantangan terbesar atau fase "jatuh" dalam usahanya adalah faktor cuaca yang tidak menentu. Hujan deras seringkali membuat omzet di lapak kaki limanya menurun drastis. Selain kendala alam, ia juga harus menghadapi komplain pelanggan terkait pelayanan penjaga lapak. Untuk menyiasati penurunan target penjualan, Mellisa kerap memutar otak dengan memberikan promo paket menarik, seperti paket loyang mentai yang efektif menarik minat pembeli kembali.
Strategi bertahan yang diterapkan Mellisa adalah menjaga stabilitas harga dan kualitas pelayanan. Meski harga bahan baku seperti daging ayam dan kemasan plastik sempat melonjak, ia memilih untuk tidak menaikkan harga jual agar tetap terjangkau oleh pasar setianya. Dengan komitmen menjaga keramahan pelayanan dan kebersihan lapak, Dimsum 77 TNG terbukti mampu bertahan dan terus melayani pelanggan, baik secara langsung di outlet maupun melalui pemesanan daring di Instagram @dimsum77.tng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....