Jajanan Tradisonal Kaili, Kue Paranggi

  • 18 Apr 2026 05:54 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu -Jajanan tradisional khas Kaili, kue Paranggi, masih menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat di Kota Palu. Kue yang memiliki bentuk sederhana namun cita rasa manis legit ini banyak dijumpai di berbagai sudut kota, terutama di pagi hingga sore hari. Kehadirannya menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap bertahan di tengah maraknya makanan modern.

Kue Paranggi dikenal sebagai jajanan yang terbuat dari bahan dasar tepung dan gula merah. Proses pembuatannya pun tergolong unik, yakni dengan cara dibakar menggunakan cetakan kecil di atas tungku. Teknik memasak tradisional ini menghasilkan aroma khas yang menggugah selera, serta tekstur yang lembut di bagian dalam dan sedikit renyah di bagian luar.

Salah satu penjual kue Paranggi di Kota Palu, Nirmawati, mengaku masih setia mempertahankan cara pembuatan tradisional tersebut. Saat ditemui RRI di lapaknya di Jalan Selar, ia tampak sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti. Kue yang dijualnya selalu habis dalam waktu singkat, terutama pada jam-jam ramai.

Menurut Nirmawati, kue Paranggi memiliki daya tarik tersendiri karena rasanya yang khas dan harganya yang terjangkau. Ia menjual kue tersebut dengan harga seribu rupiah per biji, sehingga bisa dinikmati oleh semua kalangan masyarakat.

“Sejak dulu memang cara buatnya seperti ini, dibakar pakai cetakan kecil supaya rasanya tetap khas. Pembeli juga lebih suka yang tradisional begini,” ujar Nirmawati.

Ia juga menambahkan bahwa bahan-bahan yang digunakan harus berkualitas agar menghasilkan rasa yang konsisten. “Kami pakai gula merah yang bagus supaya manisnya pas dan aromanya harum. Walaupun sederhana, kue ini punya rasa yang khas,” katanya.

Keberadaan kue Paranggi tidak hanya menjadi bagian dari kuliner, tetapi juga sebagai warisan budaya masyarakat Kaili yang patut dilestarikan. Dengan terus diminati oleh masyarakat, jajanan ini diharapkan tetap eksis dan dikenal oleh generasi muda sebagai bagian dari kekayaan kuliner tradisional daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....