Sandiaga Uno Dorong Pelaku Usaha Pasarkan Produk Gunakan Teknologi AI

  • 16 Mar 2026 21:02 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai diperkenalkan kepada pelaku usaha rumahan. Melalui pelatihan khusus, puluhan ibu rumah tangga (IRT) di Bekasi diajarkan cara memasarkan produk makanan melalui media sosial dengan memanfaatkan desain promosi berbasis AI.

Program tersebut selenggarakan oleh Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama SKIES Indonesia dalam kegiatan Workshop Baking Takjil Viral yang berlangsung di Aula Kelurahan Jatisampurna, Bekasi. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 ibu rumah tangga yang ingin memulai usaha kuliner rumahan selama Ramadan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diajarkan membuat produk makanan yang sedang tren, seperti risol matcha dan dimsum keju lumer. Mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran digital, termasuk cara membuat materi promosi berupa flyer menggunakan teknologi AI untuk dipublikasikan di media sosial.

Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Perempuan Berdaya yang bertujuan membuka peluang ekonomi bagi ibu rumah tangga di berbagai daerah.

Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi kunci penting agar usaha rumahan dapat berkembang. Melalui teknologi AI, para peserta dapat membuat materi promosi dengan lebih mudah dan menarik tanpa memerlukan kemampuan desain profesional.

“Jadi sesuai temanya, ‘Workshop Baking Takjil Viral’, bagaimana para ibu bisa raih cuan di bulan penuh berkah,” ujar Sandiaga dalam siaran tertulis, Senin, 16 Maret 2026.

Selain pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pendampingan selama satu bulan ke depan. Program ini mencakup bimbingan daring serta bantuan modal berupa bahan baku gratis untuk memulai usaha kuliner yang telah dipelajari selama workshop.

Pendampingan tersebut diharapkan mampu membantu para peserta membangun jejaring usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan peluang penjualan produk secara berkelanjutan melalui media sosial.

“Terpenting adalah para ibu bisa mandiri lewat usaha rumahan, yang nantinya bisa berkembang habis Lebaran dan seterusnya,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Camat Bekasi Nata Wirya mengapresiasi inisiatif YIS dan SKIES Indonesia yang menghadirkan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga di wilayah Jatisampurna. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk membuka peluang usaha baru sekaligus menularkan pengetahuan tersebut kepada warga lainnya.

“Saya berharap Ibu-ibu bisa melanjutkan dan menerapkan ilmu pelatihan hari ini kepada Ibu-ibu lainnya, sehingga dapat menjadi peluang usaha untuk para Ibu-ibu sekalian,” ujar Nata.

Pemerintah kecamatan, lanjutnya, juga siap mendukung para pelaku usaha rumahan dengan membuka kesempatan bagi mereka untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan bazar dan penjualan produk di wilayah Jatisampurna. Dukungan ini diharapkan dapat membantu memperluas pasar bagi usaha kuliner yang dirintis para peserta pelatihan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....