Realisasi Pajak Capai 50,26 Persen, Bapenda Lotim Optimis Target Tercapai
- 19 Jul 2026 20:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Lombok Timur hingga awal Juli 2026 mencapai 50,26 persen dari target yang ditetapkan. Capaian tersebut dinilai lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, sehingga menjadi modal positif bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, H. Hasni, mengatakan meski realisasi pajak menunjukkan tren positif, pihaknya masih akan terus melakukan berbagai inovasi. Hal ini guna mengoptimalkan penerimaan pajak hingga akhir tahun.
"Alhamdulillah, hingga 13 Juli 2026 realisasi penerimaan pajak daerah sudah mencapai 50,26 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun lalu, namun kami tetap akan melakukan berbagai upaya agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai," ujar Hasni. Minggu, 19 Juli 2026.
Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan menjadi salah satu kunci untuk mendongkrak penerimaan daerah. Karena itu, Bapenda akan terus melakukan sosialisasi dan mengingatkan wajib pajak agar lebih tertib dalam membayar pajak.
"Ke depan, kami akan terus mengingatkan wajib pajak agar lebih sadar dan tertib membayar pajak. Masih ada potensi yang bisa digali, terutama pada jenis pajak yang menggunakan sistem self-assessment seperti pajak hotel dan restoran, di mana wajib pajak menghitung dan menyetor sendiri kewajibannya," jelasnya.
Hasni menambahkan, optimalisasi penerimaan pajak daerah akan terus dilakukan melalui pengawasan, edukasi kepada wajib pajak, serta pemanfaatan sistem yang semakin transparan dan akuntabel. Dengan langkah tersebut, diharapkan penerimaan pajak daerah terus meningkat sehingga mampu memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Lombok Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....