Diburu Pasar Luar Negeri, Harga Kakap Merah Melonjak
- 14 Jul 2026 14:34 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Warna merah menyala pada tubuh kakap yang baru diturunkan dari perahu nelayan di pesisir Sumenep seolah menjadi penanda tingginya nilai ikan tersebut. Tak hanya diburu pembeli lokal, kakap merah juga memiliki pasar yang kuat hingga ke luar negeri.
Dalam beberapa hari terakhir, harga kakap merah di tingkat nelayan mengalami kenaikan dari Rp80 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram. Angka tersebut merupakan harga jual dari nelayan atau juragan perahu kepada pengepul maupun pedagang.
| Baca juga: Strategi Cerdas Memulai Investasi Emas |
Juragan perahu asal Sumenep, H. Masdawi, mengatakan kakap merah merupakan jenis ikan pancing yang memiliki kualitas dan nilai jual lebih tinggi dibandingkan sebagian besar ikan tangkapan lainnya.
"Karena kakap merah ini masuk jenis ikan pancing, sehingga memang harganya lebih mahal," ujarnya, Selasa 14 Juli 20268.
| Baca juga: Harga Kambing Kurban di Sumenep Mulai Naik |
Menurutnya, tingginya harga juga dipengaruhi besarnya permintaan dari pasar internasional. Kakap merah dari perairan Madura dikenal memiliki kualitas daging yang baik sehingga banyak diminati pembeli dari luar negeri.
"Ikan ini sangat laku di luar negeri. Permintaannya tinggi, sehingga ikut memengaruhi harga di tingkat lokal," kata H. Masdawi.
Ia menambahkan, harga Rp95 ribu per kilogram tersebut masih merupakan harga di tingkat nelayan. Setelah melalui pengepul dan pedagang, harga kakap merah di pasar dapat dijual lebih mahal menyesuaikan biaya distribusi dan keuntungan pedagang.
Meski demikian, tingginya harga tidak serta merta menurunkan minat masyarakat. Dagingnya yang tebal, rasa yang gurih, serta teksturnya yang lembut membuat kakap merah tetap menjadi salah satu ikan favorit di meja makan maupun restoran seafood.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....