Strategi Cerdas Memulai Investasi Emas
- 13 Mei 2026 17:48 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Investasi emas dinilai masih menjadi salah satu pilihan paling aman untuk menjaga kestabilan keuangan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu dan inflasi yang terus bergerak dinamis. Namun masyarakat juga diingatkan agar tidak menempatkan seluruh dana investasi hanya pada satu instrumen.
Hal tersebut disampaikan Syahril, Selaku Dosen FEB Universitas Wiraraja ,dalam dialog program Inflasi dan Investasi di RRI Pro 1 Sumenep, Rabu,13,Mei,2026, yang membahas strategi cerdas memulai investasi emas. Menurutnya, emas hingga kini tetap memiliki nilai investasi yang kuat karena pergerakan harganya dinilai cukup stabil dalam jangka panjang.
“Kalau saya boleh bilang, emas adalah investasi yang luar biasa. Naik turunnya masih sangat baik sehingga layak dijadikan pilihan investasi, baik individu maupun perusahaan yang memiliki dana lebih,” ujar Syahril.
Ia menegaskan, masyarakat perlu memahami prinsip diversifikasi investasi agar risiko kerugian dapat ditekan. Menurutnya, investasi tidak boleh hanya terfokus pada satu sektor saja.
“Jangan pernah menaruh telur dalam satu keranjang, tapi taruhlah di beberapa keranjang. Kalau satu jatuh, masih ada cadangan di tempat yang lain,” katanya.
Selain emas, Syahril menyebut investasi lain seperti saham juga memiliki peluang keuntungan. Namun ia mengingatkan masyarakat agar memahami terlebih dahulu risiko dan kondisi perusahaan sebelum berinvestasi di pasar saham.
“Banyak orang tertarik investasi saham, tetapi mereka tidak memahami laporan keuangan maupun risiko perusahaan. Itu yang harus dipelajari dulu sebelum memutuskan investasi,” tambahnya.
Syahril juga mendorong masyarakat Madura untuk melihat peluang usaha lokal seperti toko kelontong sebagai bentuk investasi yang lebih terutama untuk meningkatkan perekonomian daerah.
“Orang Madura semangat usahanya luar biasa, bahan bisa membuka usaha seperti Madura Mart di berbagai daerah. Itu juga bentuk investasi yang bagus untuk mengembangkan dana yang dimiliki,” ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....