Layanan Perkeretaapian Perkotaan akan Diterapkan Secara Bertahap
- 07 Feb 2026 21:08 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan Stasiun KA Jatake sebagai simpul layanan baru di Kabupaten Tangerang, Banten. Itu untuk mengakomodasi meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah barat Jawa, seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi dan pergerakan harian menuju pusat-pusat kegiatan Jabodetabek, yang mulai dioperasikan sejak 28 Januari 2026.
"Masukan masyarakat di wilayah barat telah kami petakan secara menyeluruh. KAI meresponsnya melalui peningkatan layanan yang dilakukan secara bertahap, sejalan dengan penguatan infrastruktur agar operasional berjalan tertib, aman, dan berkelanjutan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba kepada awak media, Sabtu 7 Februari 2026.
| Baca juga: Ini Catatan Semester 1 KAI Bandara YIA PSO |
Baca Juga: Crypto: Tren, Risiko dan Peluang Investasi Digital
Penguatan layanan tersebut didukung pengembangan infrastruktur jalur kulon (barat) melalui elektrifikasi lintas Tanah Abang-Rangkasbitung sepanjang 72,8 kilometer yang dilakukan bertahap sejak 2017 hingga 2018. Selain itu, frekuensi perjalanan Commuter Line Tangerang Line terus ditingkatkan hingga mencapai 122 perjalanan per hari pada 2025.
KAI juga mengoperasikan kereta khusus petani dan pedagang. Yaitu KA lintas Merak-Rangkasbitung sejak 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000 per perjalanan.
Hingga 31 Januari 2026, layanan ini telah dimanfaatkan 8.650 pelanggan dengan Stasiun Cikeusal tercatat sebagai stasiun naik-turun tertinggi. Dan itu juga berkontribusi mendukung distribusi hasil produksi serta kelancaran aktivitas ekonomi lokal di wilayah barat Jawa.
Seluruh pengembangan layanan dan penguatan infrastruktur tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Yaitu mulai dari tahap perencanaan, penyesuaian sarana, pengujian teknis, hingga operasional, guna memastikan layanan berjalan sesuai standar perkeretaapian nasional.
Ke depan, KAI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam mengembangkan layanan perkeretaapian perkotaan secara bertahap. Itu sejalan dengan penguatan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarlayanan.
"Langkah ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, kelancaran distribusi ekonomi, serta kenyamanan seluruh pengguna jasa kereta api. Khususnya itu untuk di wilayah barat Jawa," ungkap Anne.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....