Bupati Belu Willybrodus Lay Serahkan Dua Traktor Besar bagi Warga Lawalutolus

  • 18 Jul 2026 19:20 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua – Bupati Belu, Willybrodus Lay, SH, menyerahkan bantuan dua unit traktor besar beserta sertifikat kepada operator kelompok tani di Desa Lewalutolus, Kecamatan Tasifeto Barat, Jumat 17 Juli 2026. Bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Belu dalam mendorong modernisasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ekonomi desa melalui mekanisasi pertanian.

Penyerahan bantuan dilakukan kepada dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Sinar Lalosuk dan Kelompok Tani Langkah Bersama, serta sertifikat kepada empat operator traktor yang akan mengoperasikan alat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Willybrodus Lay mengapresiasi semangat kerja Penjabat (Pj) Kepala Desa Lewalutolus beserta seluruh perangkat desa yang dinilai aktif mendukung pembangunan di sektor pertanian.

"Kalau semua desa memiliki semangat seperti ini, saya yakin Kabupaten Belu akan berkembang lebih cepat," ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa dua unit traktor tersebut merupakan aset bersama seluruh kelompok tani sehingga dirinya meminta traktor dimaksud harus dimanfaatkan secara optimal dan dirawat secara berkelanjutan dan harus dibentuk sistem pengelolaan dengan mekanisme iuran dari para pengguna.

"Masyarakat harus ikut merawat traktor ini. Harus ada iuran bagi pengguna. Uang iuran digunakan untuk perbaikan jika rusak, mengganti oli, membeli bahan bakar, dan honor operator. Kalau alat hanya ada tetapi tidak dimanfaatkan, kita tidak akan maju," tegasnya.

Bupati juga menargetkan dalam satu hingga dua bulan ke depan seluruh lahan tidur di Desa Lewalutolus sudah dapat diolah menggunakan traktor tersebut sehingga siap memasuki musim tanam berikutnya.

Selain mendorong peningkatan produksi pertanian, Willybrodus Lay mengajak para petani memanfaatkan peluang ekonomi dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Menurutnya, petani tidak hanya fokus pada budidaya padi, tetapi juga mengembangkan komoditas hortikultura seperti sayuran dan buah-buahan yang memiliki pasar jelas melalui dapur MBG.

"Sekarang ada program MBG. Kita bisa ambil bagian di sana. Tanam sayur dan buah, lalu jual ke dapur MBG. Ini adalah pasar yang pasti dan menjadi peluang bagi petani untuk meningkatkan penghasilan," katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyoroti potensi ekonomi kreatif masyarakat, khususnya para perempuan penenun di Desa Lewalutolus. Ia mendorong para penenun mengikuti pelatihan pewarnaan alami agar kualitas dan nilai jual kain tenun semakin meningkat.

"Jika ibu-ibu penenun bisa menguasai pewarnaan alam, nilai jual kain akan meningkat. Produk tenun bisa dipasarkan pada berbagai festival dan menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Belu berharap bantuan mekanisasi pertanian tersebut mampu meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian dan ekonomi kreatif.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....