Pasar Bobou Berseri, Ekonomi Lestari: PLN dan Stakeholder Bersihkan Pasar Ngada

  • 28 Jun 2026 21:29 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Semangat jaga kelestarian alam berpadu kepedulian pada urat nadi ekonomi warga mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Ngada. PLN melalui ULP Bajawa dan PLTP Mataloko inisiasi aksi bersih-bersih Pasar Baru Bobou, Bajawa, Jumat 12 Juni 2026.

Aksi gotong royong ini jadi potret kolaborasi lintas sektor. PLN bergerak bersama Bank BRI Bajawa, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perindag Ngada, serta masyarakat setempat.

Mengusung tema global "Saatnya Bekerja untuk Iklim", aksi ini menegaskan perlindungan bumi dimulai dari lingkungan terdekat yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Pasar Baru Bobou dipilih karena jadi pusat perputaran ekonomi warga Ngada. Kebersihan pasar krusial untuk kenyamanan transaksi, kesehatan, dan produktivitas pedagang.

Sejak pagi, peserta menyisir area pasar. Mereka bersihkan drainase, fasilitas umum, hingga pilah sampah yang berpotensi cemari lingkungan dan ganggu estetika pusat perbelanjaan kebanggaan warga Ngada.

General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono menegaskan komitmen PLN melampaui tugas menerangi negeri. "Listrik andal adalah tugas kami, menjaga bumi dan ruang hidup masyarakat adalah tanggung jawab moral bersama. Lewat aksi di Pasar Bobou, kami sentuh aspek paling dasar: kesehatan lingkungan tempat warga cari nafkah. Kami harap PLN tak hanya beri terang di rumah, tapi juga harapan baru dan kenyamanan bagi pedagang Ngada," kata Eko.

Manager PLN ULP Bajawa Dwi Prasetya Utomo menambahkan pasar adalah simbol perjuangan ekonomi keluarga. "Lingkungan pasar bersih, sehat, nyaman, maka perdagangan berjalan lebih baik. Merawat kebersihan pasar adalah cara kami hormati perjuangan ekonomi masyarakat," ujar Dwi.

Pimpinan Cabang BRI Bajawa Justinus Hasudungan Lumban Batu menilai aksi kolaboratif ini bukti tantangan lingkungan tak bisa diselesaikan sendiri. "Ketika dunia usaha, pemerintah, masyarakat bergerak satu irama, manfaatnya tembus sekat formalitas. Kami harap kolaborasi humanis ini jadi budaya baru di Ngada," tutur Justinus.

Tak sekadar pungut sampah, momen ini jadi ruang edukasi. Petugas ajak pedagang kurangi plastik sekali pakai dan bijak kelola sampah harian sebagai langkah kecil mitigasi perubahan iklim.

Lewat momentum HLH 2026, PLN dan stakeholder berharap pemantik kecil di Pasar Bobou menyalakan kesadaran lebih luas. Lingkungan yang dirawat dengan hati tak hanya tingkatkan kualitas hidup hari ini, tapi jadi fondasi masa depan generasi NTT yang lebih hijau dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....