Terisolasi Dua Pekan, Warga Krayan Selatan Andalkan Subsidi Udara
- 01 Jun 2026 11:39 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Warga Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, kini hanya mengandalkan pasokan sembako yang diangkut melalui program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) udara. Hal ini terjadi setelah akses jalan darat antar kecamatan tidak bisa dilalui akibat jalan tanah berubah menjadi lumpur selama dua pekan terakhir.
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Krayan Selatan mengakibatkan distribusi barang melalui jalur darat terhenti. Akibatnya, pasokan kebutuhan pokok ke sejumlah desa sangat terbatas.
Camat Krayan Selatan, Oktavianus mengatakan, saat ini sembako yang masuk ke wilayahnya hanya mengandalkan pengiriman menggunakan pesawat perintis. Namun, jumlah barang yang dapat diangkut jauh lebih sedikit dibanding kebutuhan masyarakat.
“Yang masuk ke Selatan ini bukan satu ton, hanya sekitar 500 kilogram karena landasan udara masih tanah jadi pesawat tidak memungkinkan membawa muatan sampai satu ton,” kata Oktavianus.
Keterbatasan pasokan tersebut berdampak pada harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. Warga pun kesulitan mendapatkan barang dengan harga terjangkau karena stok yang tersedia sangat terbatas.
Menurut Oktavianus, setiap kali sembako subsidi tiba di agen penyalur, warga langsung berdatangan untuk membeli. Kondisi itu membuat persaingan mendapatkan barang subsidi tidak dapat dihindari.
“Ini berebutan juga masyarakat dengan barang-barang subsidi ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, persoalan ini bukan pertama kali terjadi di Krayan Selatan. Setiap musim hujan, akses transportasi di wilayah perbatasan tersebut selalu terganggu akibat kondisi infrastruktur yang belum memadai.
Selain jalan penghubung antar kecamatan yang berubah menjadi kubangan lumpur, keterbatasan fasilitas bandara juga menjadi kendala. Landasan yang masih berupa tanah mengakibatkan kapasitas angkut pesawat harus dibatasi demi menjaga keselamatan penerbangan.
Pemerintah kecamatan berharap perbaikan infrastruktur jalan dan bandara segera dilakukan. Ia menyebut, jika akses jalan darat sudah memadai, distribusi kebutuhan pokok ke Krayan Selatan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada angkutan udara saat musim hujan tiba.
Top of Form
Bottom of Form
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....