Pelajar di Krayan Selatan Terpaksa Jalan Kaki ke Sekolah akibat Jalan Rusak Parah
- 27 Mei 2026 12:38 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pelajar di Kecamatan Krayan Selatan terpaksa berjalan kaki ke sekolah akibat akses jalan yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan. Kondisi ini terjadi sejak sepekan terakhir setelah jalan penghubung antar kecamatan berubah menjadi kubangan lumpur.
Kerusakan jalan mengakibatkan aktivitas warga lumpuh, termasuk perjalanan anak sekolah yang biasanya menggunakan sepeda motor. Saat ini, para pelajar harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki untuk tetap bisa mengikuti kegiatan belajar.
| Baca juga: Prakiraan Cuaca Wilayah Krayan Hari Ini |
Camat Krayan Selatan, Oktavianus mengatakan, kondisi jalan sangat berbahaya dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Menurutnya, pelajar tidak punya pilihan lain selain berjalan kaki agar bisa sampai ke sekolah.
“Biasanya anak-anak itu naik motor, tapi ini terpaksa jalan kaki lah meskipun jauh bisa 1 jam perjalanan itu, karena mau dipaksakan juga tidak bisa, sampai di sekolah juga kotor karena jalanan lumpur kan,” kata Oktavianus.
| Baca juga: Prakiraan Cuaca Wilayah Krayan Hari Ini |
Selain jalan berlumpur, sejumlah jembatan penghubung antar wilayah juga mengalami kerusakan. Beberapa jembatan dilaporkan longsor dan amblas sehingga semakin menyulitkan mobilitas masyarakat.
“Masalahnya lagi sekarang kan ada jembatan itu, ada yang longsor, ada yang amblas juga jadi memang susah dilewati, kecuali jalan kaki,” ujarnya.
Akibat kondisi tersebut, kendaraan pengangkut sembako juga kesulitan masuk ke wilayah Krayan Selatan. Distribusi barang kebutuhan masyarakat terhambat karena kendaraan tidak dapat melintas.
Lebih lanjut Oktavianus menjelaskan, kondisi ini menjadi persoalan tahunan setiap musim penghujan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia itu. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan agar aktivitas pendidikan maupun ekonomi masyarakat kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....