Kebijakan Pembatasan Akun Anak Diharapkan Bentuk Generasi Cinta Damai
- 30 Apr 2026 17:56 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Alor - Kebijakan pembatasan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun di Kabupaten Alor dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Kebijakan ini diharapkan menjadi pedoman dalam mengarahkan anak agar tidak terjerumus dalam dampak negatif dunia digital.
Pengawas Sekolah Dikmen Kabupaten Alor, Nikodemus I. Malua, mengibaratkan kebijakan tersebut sebagai kompas bagi anak-anak dalam menghadapi perkembangan teknologi. Tanpa arahan yang jelas, anak berpotensi kehilangan arah akibat derasnya arus informasi di media sosial.
Menurutnya, pembatasan ini tidak bertujuan menghambat akses pengetahuan siswa. Ia menegaskan bahwa proses belajar dapat dilakukan melalui berbagai sumber, baik dari buku, perpustakaan, maupun platform pembelajaran yang telah terverifikasi.
“Peraturan pemerintah ini ibarat kompas bagi anak-anak kita. Ketika mereka berjalan tanpa kompas, maka pasti mereka tersesat. Ini menjadi penunjuk arah agar mereka tidak kehilangan arah dalam perkembangan zaman,” ujarnya. Rabu, 29 April 2026.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada kerja sama semua pihak. Tidak hanya guru di sekolah, tetapi juga orang tua serta berbagai lembaga lainnya harus terlibat aktif dalam mengawasi dan membimbing anak.
“Pendidikan ini ibarat sebuah rumah yang melindungi kita semua. Kolaborasi dari semua pihak sangat menentukan masa depan anak-anak kita, terutama dalam pembentukan karakter yang kuat dan tidak mudah terprovokasi,” jelasnya.
Nikodemus berharap dengan adanya sinergi yang baik, anak-anak di Kabupaten Alor dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, cinta damai, dan mampu menghadapi tantangan zaman secara bijak.
Ia juga optimistis bahwa melalui perhatian bersama, visi menjadikan Alor sebagai “surga di timur matahari” tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar dirasakan melalui perilaku dan karakter generasi mudanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....