Angka Pengangguran Bima Masih Tinggi, Kinerja Disnakertrans Jadi Sorotan

  • 22 Apr 2026 10:32 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Angka pengangguran di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih tinggi. Oleh karena Wakil Bupati Bima minta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja ekstra keras.

Di hadapan para pegawai, Wabup berbicara lugas mengenai tantangan nyata yang dihadapi Kabupaten Bima, yakni tingginya angka pengangguran dan kemiskinan. Ia menegaskan, persoalan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan menyangkut kehidupan masyarakat yang harus segera mendapat solusi.

“Kita tidak bisa bekerja biasa-biasa saja. Pengangguran harus ditekan, lapangan kerja harus dibuka. Ini tugas besar kita bersama,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.

Menurut Wabup, arah pembangunan Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dan dirinya difokuskan pada tiga sektor utama: pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dari ketiganya, sektor ekonomi dinilai paling kompleks karena menyentuh banyak aspek kehidupan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa sektor-sektor seperti pertanian, perikanan, perkebunan hingga ketenagakerjaan harus saling terintegrasi agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Lebih jauh, Wabup menyoroti pentingnya langkah awal yang konkret, yaitu pembenahan data tenaga kerja. Ia meminta seluruh jajaran Disnakertrans untuk memastikan bahwa data yang dimiliki benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi riil di lapangan.

“Mulai dari desa hingga kecamatan, kita harus tahu berapa jumlah tenaga kerja, di sektor apa mereka bekerja, dan siapa yang belum memiliki pekerjaan. Dari situ kita bisa menentukan langkah yang tepat,” jelasnya.

Apel pagi tersebut juga menjadi momen penting bagi Disnakertrans dengan dilaksanakannya serah terima jabatan kepala dinas. Aries Munandar secara resmi menyerahkan jabatan kepada H. Syaeful Bahri sebagai Kepala Dinas yang baru.

Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Disnakertrans Kabupaten Bima mampu bergerak lebih cepat, responsif, dan inovatif dalam menjawab berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Wabup pun menutup arahannya dengan harapan besar agar seluruh jajaran dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.

“Kita ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah. Dan itu dimulai dari kerja nyata kita semua,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....