DKP Kabupaten Bima Rakor Soal KNMP, Ini Kata Tajuddin

  • 23 Feb 2026 20:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan rapat dengan sejumlah kepala desa. Pertemuan itu membahas tentang kesiapan desa untuk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Rakor ini dihadiri langsung oleh Kadis DKP dan jajarannya, PUPR, BPN, Perkim, BPKAD (Kabid Aset), kepala desa, Ketua KDMP, BPD dan lainnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Bima, Tajuddin menerangkan, rakor ini membahas terkait kesiapan desa dalam pengusulan Kampung Nelayan Merah Putih dan Kampung Budidaya.

Delapan desa pengusulan KNMP dan satu desa Budidaya hadir dalam agenda tersebut. Mereka dimintai keterangan tentang perkembangan terkini perihal persyaratan yang dikeluarkan KKP.

"Ini merupakan tindak lanjut usulan yang kami lakukan di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," kata Tajuddin.

Eks Kadis Sosial Kabupaten Bima tersebut menegaskan, pertemuan ini merupakan langkah penting untuk mengetahui kesiapan desa/KNMP dalam urusan persyaratan yang ditetapkan oleh DKP. Terutama persoalan lahan yang akan digunakan nantinya.

Dia menambahkan, jika samua persyaratan telah dipenuhi oleh desa yang ditunjuk, maka otomatis pihaknya akan mengajukan permohonan kepada Kementerian Kalautan dan Perikanan untuk menghadirkan KNMP.

"Kami mendorong para Kades yang tergabung dalam konsep usulan ini untuk mempersiapkan kelengkapan dokumen, terutama penyediaan lahan," ucapnya menegaskan.

Sekedar diketahui, jika nantinya desa yang diusulkan lolos verifikasi, maka KKP akan memfasilitasi pembangunan sarana prasarana seperti tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, pabrik es, bengkel nelayan, kios perbekalan, balai pertemuan, dan sentra kuliner.

Selanjutnya KNMP berada di bawah payung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dengan harapan program ini mampu mensejahterakan masyarakat serta memajukan perekonomian bagi warga di Kabupaten Bima pada khususnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....