Sensus Ekonomi Siap Petakan Potensi Usaha Daerah Kabupaten Bima

  • 20 Jun 2026 16:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima mulai melaksanakan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sebagai upaya memotret kondisi riil perekonomian masyarakat dan dunia usaha di seluruh wilayah Kabupaten Bima.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Pencanangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Bima.

Kegiatan pencanangan berlangsung meriah dengan tarian pembukaan, pemukulan gong serta pemasangan tanda pengenal kepada petugas sensus yang akan bertugas melakukan pendataan di lapangan.

Kepala BPS Kabupaten Bima, Lalu Yuriade Mulana, S.ST., M.E., mengatakan bahwa Sensus Ekonomi merupakan instrumen penting untuk mengetahui kondisi dan perkembangan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat memperoleh gambaran lengkap mengenai jumlah usaha, karakteristik pelaku usaha, persebaran kegiatan ekonomi serta potensi ekonomi yang dimiliki setiap wilayah.

“Sensus Ekonomi bertujuan memotret struktur dan karakteristik perekonomian, mengetahui persebaran serta potensi usaha, menyediakan data dasar bagi pembangunan, dan mendukung penyusunan kebijakan ekonomi daerah maupun nasional,” ujar Yuriade.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan pendataan dilakukan menggunakan metode door-to-door atau mendatangi langsung rumah penduduk dan lokasi usaha. Cara tersebut dipilih agar data yang diperoleh lebih akurat dan mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Pendataan dijadwalkan berlangsung selama lebih dari dua bulan, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Setelah itu akan dilakukan proses pemeriksaan dan pembersihan data pada 1 sampai 15 September 2026.

Tahapan tersebut bertujuan memastikan seluruh data yang masuk telah lengkap, konsisten dan memenuhi standar kualitas statistik nasional.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kabupaten Bima mengerahkan sebanyak 537 petugas yang terdiri atas 198 laki-laki dan 339 perempuan. Mereka akan bertugas di 18 kecamatan yang tersebar di seluruh Kabupaten Bima.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bima Hariman, SE., M.Si., yang mewakili Bupati Bima menyampaikan apresiasi kepada BPS atas pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus akan menjadi dasar penting dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga kualitas data yang menjadi dasar pengambilan keputusan.

Karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan sensus dan mengajak masyarakat memberikan informasi yang benar kepada petugas.

“Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan sensus ini. Semakin lengkap dan akurat data yang diberikan, semakin baik pula kualitas kebijakan pembangunan yang dapat disusun pemerintah,” katanya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, petugas lapangan dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan basis data ekonomi yang komprehensif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....