Minat Generasi Muda terhadap Kuliner Banjar Dinilai Menurun
- 17 Jul 2026 19:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Minat generasi muda terhadap kuliner tradisional Banjar dinilai mulai menurun seiring kuatnya pengaruh budaya populer dan makanan kekinian. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengurangi apresiasi generasi muda terhadap salah satu warisan budaya daerah.
Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari, Dr. Ahmad Sadzali, M.Hum., dalam program Pandiran Baisukan RRI Pro4 Banjarmasin, Jumat, 17 Juli 2026. Menurutnya, lingkungan pergaulan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pilihan makanan generasi muda saat ini.
"Kalau kita lihat generasi muda saat ini ketika berkumpul cenderung lebih memilih makanan kekinian," ujarnya. "Beberapa anak muda malah tidak mengenal nama-nama kuliner Banjar selain yang memang sudah populer."
Ia mengajak generasi muda untuk menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap kuliner daerah. Menurutnya, makanan tradisional bukan sekadar hidangan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai sejarah dan filosofi.
Dr. Ahmad Sadzali menilai kuliner Banjar dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antargenerasi. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap menghadirkan makanan tradisional dalam menu sehari-hari agar resep dan cita rasanya terus diwariskan.
Selain peran masyarakat, ia juga berharap para orang tua mendokumentasikan resep-resep kuliner Banjar secara tertulis. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat literasi kuliner daerah sekaligus memudahkan generasi muda mengenal makanan khas Banjar.
Dr. Ahmad Sadzali berharap berbagai upaya pelestarian tersebut dapat menjaga keberlangsungan kuliner Banjar di tengah perkembangan zaman. Dengan demikian, makanan tradisional Banjar dapat terus dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....