Ruwat Sukerta Jadi Ikon Festival Banyoemas Kota Lama 2026

  • 17 Jul 2026 10:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Prosesi Ruwat Sukerta kembali menjadi agenda utama dalam Festival Banyoemas Kota Lama 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 19 Juli. Tradisi tersebut dipadukan dengan berbagai pertunjukan seni untuk memperkenalkan warisan budaya Banyumas kepada masyarakat yang lebih luas.

Ketua Panitia Festival Banyoemas Kota Lama, Bagoes Satria, menjelaskan Ruwat Sukerta merupakan tradisi yang telah menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan festival sejak beberapa tahun terakhir. Tahun ini prosesi tersebut digabungkan dengan Banyumas Estetik Kota Lama sehingga menjadi satu rangkaian kegiatan budaya.

"Festival tahun ini menggabungkan Banyumas Estetik Kota Lama dengan Ruwat Sukerta sehingga penyelenggaraannya menjadi lebih lengkap dan meriah," ujar Bagoes.

Prosesi Ruwat Sukerta diawali dengan Kirab Tirta Suci dari tujuh sumber mata air, dilanjutkan ritual ruwatan, pagelaran wayang ruwat, kirab budaya, hingga prosesi larungan. Seluruh rangkaian tersebut dikemas sebagai atraksi budaya yang tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi Banyumas.

Sekretaris Umum DKKB, Djarot C. Setyoko, mengatakan pelaksanaan Festival Banyoemas Kota Lama merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya tradisional. Menurutnya, DKKB terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan budaya yang berakar pada tradisi lokal Banyumas.

"Fungsi DKKB adalah mendukung seluruh kegiatan kesenian dengan penekanan pada budaya berbasis tradisional," kata Djarot.

Melalui pelaksanaan Ruwat Sukerta dalam Festival Banyoemas Kota Lama 2026, masyarakat tidak hanya disuguhkan hiburan budaya, tetapi juga diajak memahami nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Festival ini diharapkan menjadi sarana pelestarian budaya sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya Kabupaten Banyumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....