Kendalikan Ego dan Pikiran, Kunci Utama Hindari Kekalahan Batin
- 19 Jun 2026 22:18 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID,Denpasar- Tokoh Spiritual dan Ahli Astrologi Bidang Horoskop, Jero Gede Mekel Made Sukadha, mengungkapkan upaya mengendalikan ego dan pikiran sebagai kunci utama, untuk menghindari kekalahan batin yang kerap melanda masyarakat modern. Dalam siaran Obrolan Komunitas di Pro 4 RRI Denpasar, Sabtu, 13 Juni 2026 Jero Gede Sukadha membedah fenomena gangguan kecemasan dan rasa tidak puas yang bersumber langsung dari kegagalan manusia, dalam memanajemen musuh yang ada di dalam diri mereka sendiri.
Ketika mengidentifikasi tanda-tanda psikologis dari seseorang yang telah mengalami kekalahan oleh keadaan jiwanya sendiri, Jero Gede Sukadha mengungkapkan indikator utamanya adalah rasa kurang bersyukur dan tidak pernah puas dari manusia. "Bisa sekali orang yang kalah di dalam kehidupan oleh dirinya sendiri, selalu merasa kurang, selalu berhutang, sehingga tidak mendapatkan ketenangan dan kedamaian” ujar Jero Gede Sukadha.
Guna mengantisipasi dampak buruk dari kekalahan mental tersebut, masyarakat diimbau untuk mulai menerapkan pola pikir penyederhanaan hidup, serta berkomitmen penuh dalam memprioritaskan kebutuhan esensial, di atas pemenuhan keinginan sesaat. Langkah taktis ini diyakini mampu membentengi diri dari risiko kekurangan materiil, sekaligus menghindarkan manusia dari gaya hidup berlebihan, yang kerap menjadi akar utama munculnya kecemasan batin jangka panjang.
Dalam dinamika realitas yang terus berjalan, Jero Gede Sukadha juga mengingatkan bahwa seluruh makhluk hidup di muka bumi ini, diwajibkan untuk terus berikhtiar mencari penghidupan, tanpa boleh menyerah pada keadaan lingkungan." Jangankan manusia semut saja gigih dia berusaha, jadi jangan sampai kita dikalahkan oleh pikiran kita, tetap berjuang dan berusaha Iiu yang nomor satu” ungkap Jero Gede Sukadha.
Jero Gede Sukabdha menambahkan konsep kemenangan sejati yang sesungguhnya di dalam hidup, tidak pernah diukur dari seberapa unggul atau kayanya seseorang, jika dibandingkan dengan pencapaian materiil milik orang lain di sekitarnya. Oleh sebab itu, pembentukan karakter yang tangguh dan tahan banting dalam menghadapi badai cobaan harian, menjadi fondasi paling utama, agar manusia dapat menikmati keindahan takdir dengan penuh kedamaian.
Melalui penerapan rasa syukur yang konsisten atas berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa, setiap individu dipastikan akan mampu menjalani hidup, berdampingan dengan masalah secara rukun dan selaras dalam kesederhanaan. “Ketenangan spiritual yang paripurna ini pada akhirnya akan menuntun masyarakat menuju tatanan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera lahir batin tanpa adanya jeratan rasa serakah” tutup Jero Gede Sukadha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....