Ubah Cara Pandang Hidup agar Bijak melalui Tembang Macapat Jawa

  • 07 Mei 2026 15:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID - SEMARANG: Memanasnya bumi, membongkahnya tanah, banyaknya masalah bencana dan kesulitan telah membuat sebagian orang berlaku pongah dan menghalalkan segala cara.

Banyak yang turut terbutakan hingga tak bisa lagi melihat kebenaran.

Begitu disampaiakn Ir. Agus Wariatno, S.I.P, M.M. selaku ketua umum KSBN (Komite Seni Budaya Nusantara) Jawa Tengah saat mengisi siaran Cakrukan Ndoro Wedono, di Pro 4 Semarang.

Pria yang yang juga seorang dhalang wayang kulit ini menambahkan,’’Beringas, jiwa kering kerontang haus akan syahwat semu, penuh hasutan ini yang banyak terjadi dizaman sekarang. Hal ini penting untuk diberi asupan nutrisi batin untuk membasuh jiwa dan mengingat pitutur para leluhur bangsa, untuk tahu jalan kebenaran.’’

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Dalam acara live yang disajikan setiap Kamis pukul 20.00-21.00 di studio Pro 4 RRI Semarang, juga menghadirkan Budayawan dari Semarang, Drs. Bambang Supriyono M.Pd. Menurut dia, untuk pemberian nutrisi rohani pada setiap manusia yang sedang lupa arah, bisa melalui tembang jawa kuno yang benilai edukasi moral.

Tembang Asmorondono adalah nyanyian yang ia contohkan. Karya sastra tinggi, mengandung pitutur luhur, nampak sederhana sebagai lagu dolanan pengantar tidur sebagian anak di masa lalu, isinya sebagai berikut:

Ono dongeng enthik-enthik

Si Panunggul patenono

Panunggul opo salahe

Ngungkuli ing sasama

Ojo dhi, ndhak kuwalat

Lha iyo bener kandamu

Lali sumber, ketiwasan

Terjemahan dalam bahasa indonesia :

Ada dongeng tentang jari-jemari

Bunuhlah jari tengah yang paling tinggi

Apa salahannya?

Salahnya melebihi sesama

Jangan begitu adik, nanti kuwalat (mendapat akibat buruk)

Wahai kakaku, sungguh benar saranmu

Lupa sumber, akan menemui celaka (musibah)

Serasa lagu dolanan biasa, begitulah para leluhur memberikan wejangan tanpa menggurui, agar tidak menyakiti siapapun juga. Dengan sanepan, dengan simbol, yang baru bisa dipahami dengan mengolah rasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....