Upaya Laung Kuning Banjar Lestarikan Seni Balamut
- 25 Mar 2026 18:13 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Komunitas Laung Kuning Banjar terus berkomitmen melestarikan dan memperkenalkan kesenian tradisional Banjar melalui berbagai kegiatan budaya. Upaya ini mencakup seni Madihin, Kuntau, hingga Balamut yang kini mulai jarang dijumpai di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Hidayat, Mery, dan Abdul Halim dalam acara Pandiran Baisukan, Selasa, 24 Maret 2026 di RRI Pro4 Banjarmasin. Mereka menilai pelestarian seni tradisional perlu terus dilakukan agar tidak punah di tengah perkembangan zaman.
Hidayat yang telah tergabung dalam Komunitas Laung Kuning Banjar selama hampir empat tahun menjelaskan, Balamut merupakan seni bertutur khas masyarakat Banjar yang disampaikan melalui syair dan cerita. Kesenian ini biasanya memiliki durasi pertunjukan yang panjang dan diiringi alat musik tradisional seperti rebana atau terbang.
“Namanya seni balamut, tetapi pelaku seninya disebut palamutan,” ujarnya. “Kesenian ini berfungsi sebagai hiburan sekaligus media penyampaian pesan moral, sosial, dan religi masyarakat Banjar.”
Sementara itu, Mery menambahkan, Balamut memiliki keunikan karena memadukan unsur cerita, musik, dan nilai budaya dalam satu pertunjukan. Selain itu, terdapat unsur piduduk (sesaji) dalam setiap penampilannya sebagai bagian dari tradisi.
“Balamut itu unik dan menarik,” ucap Mery. “Selain ceritanya penuh makna, dalam penampilannya harus ada piduduk seperti lakatan atau ketan, kopi, telur, dan lainnya.”
Narasumber lainnya, Abdul Halim, menilai jumlah generasi muda yang mendalami seni Balamut saat ini semakin berkurang. Berbeda dengan seni Madihin atau Kuntau yang dapat dipelajari secara umum, Balamut umumnya hanya diwariskan kepada mereka yang memiliki garis keturunan palamutan.
“Madihin bisa dipelajari siapa saja, tetapi seni Balamut biasanya hanya diturunkan kepada mereka yang memiliki garis keturunan palamutan,” ujar Abdul Halim.
Laung Kuning Banjar berharap kesenian tradisional seperti Balamut dapat kembali dikenal dan diminati masyarakat. Dukungan berbagai pihak serta keterlibatan generasi muda dinilai penting agar seni budaya Banjar tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....