Hidup Sempit dan Hilang Arah akibat Jauh dari Agama
- 16 Jul 2026 15:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto – Menurunnya nilai spiritualitas dapat berdampak pada kehidupan manusia, mulai dari hilangnya ketenangan batin hingga menurunnya kualitas moral. Ustaz Kifni mengatakan bahwa beragama merupakan fitrah setiap manusia yang menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.
"Orang yang jauh dari agama, apalagi tidak beragama, berarti fitrahnya sebagai manusia tidak terpenuhi. Beragama memberikan peluang yang luas, bukan hanya untuk kehidupan di dunia, tetapi juga di akhirat," ujar Ustaz Kifni dalam dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Purwokerto.
| Baca juga: Polisi Ingatkan Warga Saring sebelum Sharing |
Ia menjelaskan bahwa agama memiliki dua pokok ajaran utama, yakni melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi seluruh larangan-Nya. Seseorang yang mampu menjalankan keduanya disebut sebagai orang yang bertakwa.
Menurut Ustaz Kifni, menjauh dari agama membawa berbagai dampak dalam kehidupan. Salah satunya adalah hilangnya ketenangan hati. Selain itu, seseorang yang jauh dari tuntunan agama akan lebih mudah dipengaruhi godaan setan, merasakan kehampaan karena kehilangan pedoman hidup, hingga mengalami kemerosotan akhlak. Bahkan, menurutnya, kondisi tersebut dapat membuat seseorang menganggap perbuatan buruk sebagai sesuatu yang baik. Dalam ajaran Islam, Allah juga telah memberikan peringatan berupa azab bagi orang-orang yang berpaling dari petunjuk-Nya.
Lebih lanjut, Ustaz Kifni mengingatkan agar umat Islam memiliki kepedulian terhadap sesama dengan mengajak orang yang mulai menjauh dari agama kembali kepada kebaikan. Namun, nasihat tersebut hendaknya disampaikan dengan tutur kata yang santun dan penuh hikmah agar dapat diterima dengan baik.
Ia juga membagikan amalan sederhana agar hati senantiasa dekat dengan Allah, yaitu dengan memperbanyak doa memohon petunjuk ke jalan yang lurus serta memohon keteguhan hati agar tetap istiqamah dalam menjalankan agama.
Di akhir dialog, Ustaz Kifni menegaskan bahwa agama menjadi pedoman yang mengantarkan manusia menuju kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.
"Dengan agama kita dibimbing sehingga hidup memiliki tujuan. Sebaliknya, orang yang jauh dari agama akan jauh dari tuntunan, akhlak mulia, dan hidupnya menjadi sempit," pungkasnya. (Kartika)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....