Kisah Hafsah Binti Umar Bin Khattab: antara Kepribadian Tegas dan Hati yang Lembut

  • 26 Mei 2026 09:58 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Kisah kehidupan para sahabat Nabi Muhammad SAW selalu memberikan pelajaran berharga tentang keteguhan iman dan kekuatan karakter dalam menghadapi badai ujian hidup. Salah satu sosok inspiratif yang patut diteladani oleh generasi muda saat ini adalah Hafsah binti Umar bin Khattab, yang dikenal sebagai perempuan yang memiliki kepribadian kuat sekaligus sangat mulia di mata Allah SWT.

Dalam program Tasbih Pro 2 RRI Purwokerto bersama Fitri Sari Setyorini, M.Hum, Dosen SPI UIN SAIZU Purwokerto yang membahas tema “Hikmah Kisah Hafsah Ninti Umar Bin Khattab”.

“Hafsah tumbuh menjadi wanita yang cerdas dan melek literasi baca-tulis di tengah budaya masyarakat Arab klasik yang saat itu masih awam,” tuturnya. Kedalaman ilmu dan ketegasan sifatnya yang diturunkan dari sang ayah membuat beliau dipercaya oleh para khalifah untuk menjaga dan menyimpan mushaf asli Al-Qur'an pertama pasca-wafatnya Rasulullah SAW.

Di balik kemuliaannya, Hafsah pernah melewati ujian emosional yang sangat berat ketika sempat diceraikan oleh Rasulullah SAW akibat sebuah kesalahpahaman rahasia rumah tangga. Alih-alih melampiaskan kesedihan secara mendalam atau mengumbar masalah, beliau memilih untuk menyingkir dari keramaian dan fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah.

Kesungguhan Hafsah dalam beribadah akhirnya dijawab langsung oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril yang memerintahkan Rasulullah SAW untuk segera merujuknya kembali. Malaikat Jibril menegaskan bahwa Hafsah adalah sosok istri Rasulullah SAW di surga karena memiliki kebiasaan mulia, yaitu paling rajin berpuasa dan konsisten mendirikan salat malam.

Generasi muda, khususnya perempuan, diajak untuk meniru keteladanan Hafsah dengan tidak terjebak dalam fenomena oversharing di media sosial demi berburu validasi. Dengan membangun kedekatan bersama keluarga, membatasi pengaruh buruk lingkungan, serta rajin belajar, seorang wanita dapat tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan mampu mencetak generasi hebat. (Khofifah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....