Digital Detox, Cara Beristirahat dari Dunia Digital

  • 15 Jul 2026 14:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID Cirebon–Penggunaan perangkat digital yang semakin meningkat membuat istilah digital detox semakin dikenal masyarakat. Aktivitas seperti bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga mencari hiburan kini banyak dilakukan melalui ponsel dan komputer. Meski memberikan berbagai kemudahan, penggunaan teknologi secara berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental.

Digital detox merupakan upaya mengurangi penggunaan perangkat digital, seperti gawai, media sosial, maupun internet, untuk sementara waktu. Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat dari paparan layar serta mengurangi ketergantungan terhadap teknologi.

Beberapa tanda seseorang perlu melakukan digital detox antara lain terlalu sering memeriksa ponsel, sulit berkonsentrasi tanpa media sosial, atau tetap menggunakan gawai sebelum tidur. Kebiasaan tersebut dapat menyebabkan mata lelah, gangguan tidur, hingga menurunnya produktivitas.

Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk memulai digital detox. Misalnya, membatasi waktu penggunaan media sosial, menonaktifkan notifikasi yang tidak penting, menghindari penggunaan ponsel satu jam sebelum tidur, serta meluangkan waktu untuk membaca buku, berolahraga, atau berkumpul bersama keluarga dan teman.

Digital detox bukan berarti berhenti menggunakan teknologi sepenuhnya. Sebaliknya, langkah ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara aktivitas di dunia digital dan kehidupan sehari-hari. Dengan mengatur penggunaan perangkat secara bijak, masyarakat tetap dapat memanfaatkan teknologi tanpa mengurangi kualitas kesehatan maupun interaksi sosial.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....