Intip Serunya Metode Belajar Eksploratif di Sekolah Alam
- 03 Jul 2026 16:35 WIB
- Sabang
RRI.CO.ID, Sabang - Sekolah alam memiliki konsep yang unik dengan melakukan pendekatan langsung di alam terbuka. Ruang kelas tidak terbatas pada ruangan dinding, melainkan bisa di bawah pohon, kebun, hutan kota, atau lapangan terbuka lainnya.
Namun, meskipun tidak diwajibkan menggunakan seragam dan tidak memiliki gedung sekolah konvensional, sekolah alam tetap menggunakan kurikulum resmi dari pemerintah. Perbedaan mendasar terletak pada metode pendekatan. Di sekolah alam, alam adalah guru terbaik.
Fasilitator /Guru SD Sekolah Alam Kahfis Aceh, Nailan Sakinah Idris, A.Md., mengatakan bahwa konsep sekolah alam tidak hanya terpaku pada teori, tapi mengajak anak untuk berpikir kritis. “Guru bertindak sebagai fasilitator yang memancing rasa ingin tahu anak, dan anak distimulus untuk berpikir kritis, kreatif, dan lebih kepo,” ujarnya dalam program dialog Green Radio dengan Topik Belajar Alam Terbuka: Mengapa Sekolah Alama Relevan untuk Aceh, bersama RRI Pro 1 Banda Aceh, Sabtu, 16 Mei 2026.
Setiap mata pembelajaran diterapkan langsung dengan benda-benda nyata di alam. Misalnya, pelajaran penjumlahan matematika, anak-anak belajar dengan mengumpulkan batu langsung di halaman, sehingga mereka memahami konsep angka lewat benda nyata. Contoh lainnya ketika belajar Bahasa Indonesia, anak-anak diminta mengambil selembar daun dan mendeskripsikannya menggunakan Bahasa mereka sendiri.
| Baca juga: Tiga Fase Penting Mendidik Anak dalam Islam |
Ia juga menjelaskan bahwa sekolah alam menerapkan 4 pilar khas, yaitu Akhlak, Logika, Bisnis, dan Kepemimpinan. Selain itu, juga ada metode Personal Curirriculum, karena setiap anak dinilai unik. Metode mengajar disesuaikan dengan tipe belajar anak. Jika seorang anak kurang menyukai matematika tetapi menyukai seni, maka matematika akan diajarkan lewat media karya seni.
Menurutnya, sekolah alam sangat relevan untuk diterapkan di Aceh, baik di wilayah perkotaan, pedesaan, maupun pesisir karena kekayaan alamnya yang melimpah, serta sebagai pembelajaran memahami langsung mitigasi bencana. Sekolah alam kahfis memiliki unit khusus Bernama Salam Aid untuk tanggap bencana. Melalui program ini, siswa tingkat atas diterjunkan langsung ke lokasi pascabencana untuk menyalurkan sembako hingga memberikan bantuan psikososial bagi anak-anak korban bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....